Berita

Heriandi Lim/Net

Politik

PKB: Nama Pasangan Siap Diumumkan, Tinggal Tunggu Gerindra Dan PKS

KAMIS, 22 SEPTEMBER 2016 | 10:10 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tetap menginginkan Pilkada DKI Jakarta berlangsung satu putaran dan hanya diikuti dua pasangan.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPW PKB DKI Jakarta, Heriandi Lim, kepada redaksi beberapa saat lalu (Kamis, 22/9).

Menurut dia, pasangan yang akan dicalonkan oleh PKB, Demokrat, PPP dan PAN tingga menunggu pengumuman pada siang nanti.


Tetapi masalahnya, belum ada kesepakatan dengan Gerindra dan PKS yang hingga kini belum memutuskan bergabung. Jika Gerindra dan PKS bersedia mempertahankan Koalisi Kekeluargaan, maka Pilkada Jakarta pasti diikuti dua pasangan saja.

"Kami mau tetap head to head dengan Ahok-Djarot. Ini demi efisiensi waktu dan dana Pilkada dan demi kesejahteraan rakyat Jakarta," tegas Heriandi.

Selain pertimbangan itu, jika hanya dua pasangan yang bertarung dan Pilkada berjalan satu putaran, PKB yakin peluang untuk mengalahkan pasangan petahanan cukup tinggi.

"Peluang masih besar, 50:50 kalau ada dua pasangan yang bertarung," tambahnya.  

Dia akui, ada rencana empat partai yang bertemu di Cikeas tadi malam untuk mengumumkan nama pasangan calon siang ini dan selanjutnya diserahkan ke KPUD DKI Jakarta esok hari. Namun, sampai sekarang masih ada komunikasi intensif dengan PKS dan Gerindra untuk menentukan apakah mereka bergabung atau tidak.

"Terus terang ini semua masih digodok. Kami sudah siapkan konfigurasi. Simulasi sudah ada beberapa, sudah dikantongi. Kami menunggu komunikasi Gerindra dan PKS. Mudah-mudahan Koalisi Kekeluargaan tidak pecah," katanya. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya