Berita

Foto: Net

Politik

Mau Kuasai Jawa, PDIP Harus Usung RR Di Jakarta

SELASA, 20 SEPTEMBER 2016 | 12:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

PDIP menjadi tidak bijak jika memaksa Tri Rismaharini lepas Surabaya untuk bertarung ke Jakarta.

Apalagi, kans Risma menang di DKI juga masih abu-abu. PDIP ibarat melepas burung punai di tangan jika memaksakan keputusan tersebut.

Rival PDIP, Partai Demokrat bahkan akan bertepuk tangan atas keputusan ini. Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan menganggap PDIP gampang diprovokasi.


"Pilihannya tinggal Djarot. Mengingat Djarot belum dikenal masyarakat Jakarta, maka pilihannya adalah menyandingkan Djarot sebagai pendamping loyalis Mega, yakni RR (Rizal Ramli)," ujar aktivis'98 Prasojo kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu (Selasa, 20/9).

Pria yang akrab disapa Sojo ini menilai, dengan PDIP memilih Rizal Ramli maka partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu juga turut membawa gerbong Partai Islam, dan aktivis pro demokrasi. Termasuk membawa serta aktivis dan masyarakat miskin kota, kelompok etnik, seperti sunda, betawi, tiongkok, dan Kaum Marhaen yang semuanya identik dengan garis perjuangan Rizal Ramli.

Dampaknya, PDIP akan menang mudah, apalagi pendukung Jokowi juga tidak akan tinggal diam. Dari DKI, PDIP juga bisa meneruskan pergerakannya ke Jabar dan Jatim. Di Jabar ada Ridwan Kamil dan Susi. Sementara di Jatim ada figur fenomenal Risma. Jika Jawa sudah dikuasai, PDIP tinggal dipikirkan Sumatera dan wilayah lainnya.

"Sebenarnya ada cara yang lebih strategis lagi. Cara ini harus menarik Risma ke Jakarta untuk didampingkan dengan Rizal Ramli dan meminta Djarot menjaga kota Jakarta sampai Pilkada DKI berakhir," ulas Sojo.

Djarot bisa berlatih memahami fenomena dan seluk beluk kota selama 5-6 bulan sebagai pelaksana tugas (plt) gubernur DKI, untuk kemudian ditugaskan PDIP ke Jawa Timur. Tapi ini memang beresiko besar bagi PDI Perjuangan.

"Secara pribadi, saya lebih memilih cara ini. Dengan demikian Risma menjadi pendamping Rizal Ramli yang banyak makan asam garam Kota Jakarta. Jika Megawati dan PDIP tidak mengusung Rizal Ramli, maka akan ada preseden dan kecelakaan politik di Pilkada DKI 2017 ini," tandas Sojo.[wid]



Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya