Berita

Hidayat Nur Wahid/Net

Pimpinan MPR: KPK Lembek Dalam Kasus-kasus Besar

SENIN, 19 SEPTEMBER 2016 | 15:03 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid, tidak setuju jika kasus dugaan korupsi yang melibatkan Ketua DPD RI, Irman Gusman, menjadi alasan untuk membubarkan lembaga wakil daerah itu.

Hidayat Nur Wahid menegaskan, DPD masih ada secara konstitusional. Dan menurut dia, hampir semua pimpinan lembaga negara dan eksekutif bermasalah. Jadi, Irman Gusman tidak sendiri.

"Ada kepala daerah ditangkap KPK, ada Ketua MK ditangkap KPK, bahkan pimpinan KPK juga punya masalah hukum," ujar saat melakukan kunjungan kerja ke Ponorogo, Jawa Timur, Senin (19/9).


Jika ada anggapan bahwa sebuah lembaga negara harus dibubarkan jika pimpinannya terlibat korupsi, maka itu adalah logika yang salah.

"Kalau ada masalah hukum maka hukum harus ditegakkan dengan jelas, bukan karena kriminalisasi atau fitnah," ujarnya.

Hidayat juga mengimbau KPK lebih serius memberantas korupsi dengan nilai sangat besar dan melibatkan lingkaran elite, misalnya yang nilainya miliaran rupiah seperti kasus Sumber Waras, Suap Reklamasi, Pembelian Tanah di Cengkareng, Century, dan BLBI.

"KPK terkesan lembek dalam kasus-kasus besar. KPK bahkan mengatakan kasus BLBI sudah tutup buku," ucapnya.

"Pemberantasan korupsi yang kecil iya, yang besar juga iya," tegas Hidayat. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya