Berita

Arief Gunawan dan Rizal Ramli/RMOL

Politik

Solusi Rizal Urai Kemacetan Ibukota

SENIN, 19 SEPTEMBER 2016 | 10:33 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebagai kandidat gubernur DKI Jakarta, Rizal Ramli sudah menyiapkan strategi khusus untuk mengurai kemacetan di ibukota.

Dijabarkan Rizal, masalah kemacetan pada dasarnya dikarenakan tidak adanya sistem transportasi publik yang baik. Padahal semua kota besar di dunia sudah memiliki transportasi publik yaitu subway, MRT, dan bus yang memadai.

Maka dari itu, mantan Menko Maritim dan Sumber Daya tersebut berencana melanjutkan proyek subway Jokowi agar bisa terintegrasi ke semua penjuru Jakarta.


"Pak Jokowi sudah memulai membangun subway dari selatan ke utara, tapi ini hanya satu garis saja. Jadi kalau ada 50 ribu orang naik dari selatan turun di HI ya pasti akan macet di sana. Jadi hanya memindahkan kemacetan saja," tuturnya saat menggelar evening coffee bersama awak media di Tebet Barat Dalam IV Nomor 5, Jakarta, Minggu (18/9) malam.

Subway yang terintegrasi ini kemudian akan dibangun ring road. Sehingga memudahkan orang untuk berpindah dari satu titik ke titik lain di Jakarta.

"Jika itu kita lakukan akan mengurai kemacetan di Jakarta," sambungnya.

Subway bawah tanah memang berbiaya dua kali lipat lebih mahal ketimbang di permukaan. Tapi, kapasitas penguraiannya bisa mencapai empat kali lipat. Selain itu, ruang bawah tanah subway juga bisa diberikan kepada pedagang kaki lima dan Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk berbisnis.

"Seperti di Tokyo Station, disana ada puluhan ribu UKM. Jadi UKM tidak dibuang dipojokan kota, tapi kita taruh di pusat-pusat kota biar berkembang," tandas mantan kepala Bulog itu.[wid] 

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya