Berita

Arief Gunawan Dan Rizal Ramli/RMOL

Politik

Digadang Berduet Dengan Risma, Apa Kata Rizal?

MINGGU, 18 SEPTEMBER 2016 | 17:43 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kandidat gubernur DKI Jakarta Rizal Ramli mengaku sudah menjalin komunikasi dengan partai-partai dalam rangka menjajaki dukungan politik di Pilgub DKI 2017.

Menurutnya, calon dalam Pilkada memang harus melalui partai karena itu bagian dari demokrasi.

"Secara tertutup, kita bicara dengan ketum partai, DPP, dan DPW di DKI. Secara umum, partai yang kami temui ada keinginan besar agar bisa mengalahkan incumben," ujar mantan Menko Maritim dan Sumber Daya itu saat menggelar evening coffee bersama awak media di Tebet Barat Dalam IV Nomor 5, Jakarta (Minggu, 18/9).


Dijelaskan Rizal bahwa saat ini partai-partai sedang mengkaji untuk memilih calon yang bisa mengalahkan petahana. Tapi, semua masih dinamis hingga menit akhir pendaftaran calon gubernur.

"Politik itu masih dinamis, karena politik kan the art of imposibility. Cuma respon positifnya semua sedang cari kandidat yang bisa kalahkan petahana," ujar mantan kepala Bulog itu.

Rizal Ramli mengaku juga telah menjalin komunikasi dengan partai pemilik kursi terbesar di DKI, PDIP. Menurutnya PDIP adalah partai yang paling banyak misterinya karena memang jumlahnya yang besar.

"PDIP semakin misteri semakin banyak yang menunggu fatwa Bu Mega," sambung Menteri Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu.

Sementara saat ditanya mengenai kemungkinan dirinya diusung PDIP melalui skema duet dengan Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Rizal mengaku menyerahkan urusan tersebut kepada Megawati sebagai ketua umum PDIP.

"Itu wacana di masyarakat dan itu kita serahkan ke Mbak Mega," tandasnya.[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya