Berita

Djarot Saiful Hidayat/Net

Politik

PILKADA JAKARTA

Djarot: PDIP Pasti Usung Kader Sendiri

JUMAT, 16 SEPTEMBER 2016 | 15:51 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

PDI Perjuangan memang akan mengusung kader internalnya untuk berlaga di Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jakarta 2017-20122.

Hal itu ditegaskan Ketua DPP PDIP Bidang Keanggotaan dan Organisasi, Djarot Saiful Hidayat.

Dia merespons pernyatan anggota Dewan Pertimbangan Presiden yang juga bekas Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Hasyim Muzadi. Sang kiai menyatakan siap pasang badan dan menjadi juru kampanye bila PDIP mengusung kader sendiri yang nasionalis untuk Pilkada DKI Jakarta.


"Loh ya iya, kami pasti usung kader sendiri. Pasti akan usung kader sendiri, iya enggak," kata Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (16/9).

Djarot menyambut baik keinginan Hasyim Muzadi yang ingin pasang badan membantu PDIP bila mengusung kadernya sendiri.

Djarot melanjutkan, PDIP mengusung kader sendiri bukan hanya untuk Pilkada Jakarta tetapi juga untuk Pilkada di semua daerah lain.

"Gubernur dan wakil gubernur satu paket. Tidak dipisahkan," ujarnya, seperti dikutip dari RMOL Jakarta.

Tetapi soal apakah pasangan dari internal itu berlaku juga untuk Pilkada Jakarta, Djarot masih belum terbuka.

"Coba kita lihat nanti. Yang penting PDIP mengusung internal. Pak Hasyim Muzadi pasti setuju. Saya kenal lama dengan beliau sejak di Jawa Timur," ungkapnya.

Dalam pernyataan tertulisnya kemarin, Hasyim Muzadi menyarankan PDIP mengusung kadernya sendiri sebagai calon Gubernur DKI Jakarta 2017.

Hasyim mengatakan, sikap PDIP yang mengusung kader sendiri sebagai Cagub akan lebih memantapkan eksistensi partai sebagai partai wong cilik yang nasionalis dan religius sesuai ajaran Bung Karno.

Hasyim mengaku siap pasang badan untuk berkampanye. Bahkan, ia berjanji untuk mengajak partai-partai Islam untuk bergabung mengajak semua rakyat DKI membela nasionalisme. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya