Berita

Politik

Reklamasi Dilanjutkan, Presiden Jokowi Harus Tendang Luhut Pandjaitan

JUMAT, 16 SEPTEMBER 2016 | 07:31 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Keputusan Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan melanjutkan kegiatan reklamasi di Teluk Jakarta terus menuai kecaman. Purnawirawan Jenderal TNI tersebut dinilai tidak memperdulikan nasib rakyat terutama nelayan yang terkena dampak dari proyek pembuatan pulau tersebut.

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal Jaringan Aktivis Pro Demokrasi, Satyo P. dalam pesan singkatnya pagi ini.

"Presiden telah melakukan pembiaran terhadap rencana Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan yang akan melanjutkan proyek reklamasi dan memberikan restu kepada Ahok 'Gubernur Podomoro' dan pada semua pengembang swasta untuk melanjutkan seluruh proyek perusakan lingkungan tersebut tanpa rasa keadilan untuk rakyat lainnya," tegasnya.


Karena itu, pihaknya akan menggelar unjuk rasa. Mereka akan menggeruduk Kantor Menko Maritim di Jalan Thamrin dan Istana Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara siang nanti pukul 14.00 Wib (Jum'at, 16/9).

Dalam aksi nanti, aktivis Pro Demokrasi menuntut Presiden Jokowi memecat Luhut sebagai Menko Maritim.

Tak hanya di Jakarta, mereka juga mendesak Pemerintah menghentikan seluruh izin proyek penguasaan wilayah pantai oleh swasta dengan dalih reklamasi.[zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya