Berita

Nachrawi Ramli (kedua dari kiri)

Politik

'Dikurangajarin', Warga Betawi Harus Bersatu 'Selesaikan' Ahok

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2016 | 17:44 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ketua Umum Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi) Nachrowi Ramli geram terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Pasalnya Ahok mengancam akan membubarkan Bamus Betawi.

Dia menganggap pernyataan Ahok itu sebagai ancaman kepada masyarakat Betawi.


"Kayaknya baru seminggu ini Ahok buka front sama Betawi. Baru kali ini ada yang berani sama Betawi," ungkapnya di hadapan ratusan masyarakat Betawi dalam acara 'Jakarta Menggugat' di Gedung Joang '45, Cikini, Jakarta, Kamis (15/9).

Dengan nada menggebu-gebu, Ketua DPD Partai Demokrat Jakarta yang akrab disapa Nara itu mengimbau kepada masyarakat Betawi untuk kompak menolak Ahok sebagai gubernur DKI sebagai balasan atas sikap kurang ajar Ahok kepada suku Betawi.

‎"Mana Betawi! Jangan mundur sedikitpun. ‎Sekarang Betawi dikurangajarin begini sama Ahok, semua harus satu tindakan. Kita harus selesaikan orang yang lawan Betawi!" teriak Nara berapi-api.

Lebih lanjut, Nara menilai alasan Ahok mau membubarkan Bamus Betawi tidak masuk akal. Menurutnya, Bamus Betawi yang menyerukan untuk mengusung calon gubernur DKI dari kalangan Betawi dan muslim merupakan hal yang wajar. Terlebih, jika yang diserukan itu merupakan aspirasi dari warga Betawi di Jakarta.
‎
"Tokoh Betawi banyak yang siap, masak itu salah? Aspirasi itu nggak boleh dibendung. Jadi yang nggak pancasilais itu dia, bukan kita," tandas mantan Ketua Bamus Betawi ini. [zul]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya