Berita

Basuki Purnama dan Setya Novanto/Net

Politik

PILKADA JAKARTA

Rizal Ramli: Ahok Coba Meyakinkan Bahwa Dirinya "Gubernur Pengembang"

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2016 | 14:18 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Ekonom senior, Rizal Ramli, mengaku heran dengan sikap Gubernur DKI Jakarta, Basuki Purnama alias Ahok. Di tengah pencalonannya untuk Pilkada 2017, Ahok justru lebih sering menantang rakyat miskin dan merapatkan diri ke para konglomerat swasta.

Ahok terang-terangan mengungkap rencana menggusur lagi 350 titik pemukiman di Jakarta. Sementara, periode kampanye dan hari-H Pilgub DKI tinggal hitungan bulan.

"Kalau mau jadi gubernur lagi, berhenti dulu kek. Itu kalau pemikiran yang waras ya," ujar kandidat Gubernur DKI Jakarta itu dalam orasi di acara "Jakarta Menggugat" di Gedung Joang, Jakarta, Kamis (15/9).


Rizal menilai Ahok terlalu percaya diri sehingga lancang menunjukkan secara telanjang keberpihakannya kepada perusahaan pengembang. Langkah Ahok ini juga demi pengumpulan dana kampanye yang sangat besar.

"Kalau pemikirannya gokil (tidak wajar) seperti Ahok, maka menggusur terus dilakukan. Dengan begitu dia bisa meyakinkan pengembang kalau 'gue itu gubernurnya pengembang'. Jadi dia begitu biar menyenangkan pengembang, biar menang," sambung anggota panel ahli ekonomi Perserikatan Bangsa Bangsa.

Rizal meyakini bahwa untuk seterusnya cara berpikir Ahok adalah selalu menyampingkan nasib rakyat kecil. Dia tidak bisa membayangkan bagaimana nasib rakyat miskin jika Ahok kembali memimpin Jakarta untuk 2017-2022.

"Caranya gokil begini, Ahok enggak peduli rakyat menangis. Ini enggak kebayang kan kalau gubernur yang gokil itu kepilih lagi," sindirnya di hadapan para tokoh warga Betawi yang memenuhi Gedung Joang. [ald]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya