Partai Demokrat belum memastikan nama yang akan diusung untuk menjadi calon gubernur Jakarta. Mekanisme internal Demokrat mewajibkan penentuan calon kepala daerah di tingkat provinsi dilakukan Ketua Umum dan Ketua Majelis Tinggi Demokrat.
Kedua jabatan itu dipegang sekaligus oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Majelis Tinggi akan gelar rapat dalam satu atau dua hari ini. Yang pasti sebelum tanggal 21 September sudah ada putusan," kata Ketua DPD Demokrat Jakarta, Nachrowi Ramli, saat ditemui sebelum acara "Jakarta Menggugat" di Gedung Joang, Jakarta Pusat, Kamis (15/9).
Dia mengakui bahwa partainya sedang menjalin komunikasi dengan partai lain. Sasaran Demokrat adalah menjaring pasangan calon yang dekat dengan rakyat dan mampu memberi solusi bagi kesemrawutan masalah Jakarta.
"Calon yang bersih, cerdas, dan santun. Jangan sampai kita punya gubernur yang terbelenggu kasus politik dan hukum. Kedua, dia orang yang cerdas, jangan sampai ada yang tercederai, dan santun dalam penyampaiannya," sambung pria yang akrab disapa Bang Nara itu.
"Kita punya budaya dan etika. Kalau tujuannya baik tetapi caranya enggak baik, maka itu enggak maksimal," tambahnya.
Selain menghadirkan Nachrowi Ramli, agenda diskusi bertajuk "Jakarta Menggugat" juga diisi sejumlah narasumber top, antara lain, mantan Menko Maritim dan Sumber Daya. Rizal Ramli, dan Ketua DPW PPP Jakarta, Abraham Lunggana atau lebih dikenal dengan Haji Lulung.
[ald]