Berita

Nurul Arifin/Net

Politik

Golkar Siap Jaga Momentum Kepercayaan Rakyat Pada Jokowi

RABU, 14 SEPTEMBER 2016 | 23:08 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Hasil survei CSIS memberikan sinyal positif bagi pemerintahan Jokowi, khususnya dalam menjaga program-program pembangunan.

Meningkatnya kepercayaan publik dari 50,6  persen menjadi 66,5 persen di tengah melambatnya ekonomi yang sedang menerpa dunia, merupakan bentuk dukungan kepercayaan rakyat kepada pemerintahan untuk meneruskan program-program pembangunan.

Menurut Ketua DPP Golkar, Nurul Arifin, meningkatnya kepercayaan rakyat kepada Jokowi ini tidak lepas dari konsolidasi politik yang dilakukan Jokowi dua tahun belakangan, khususnya mengajak partai politik untuk ikut mendukung pemerintahannya. Jokowi berhasil melakukan konsolidasi dan penggalangan kekuatan politik yang tadinya tidak mendukung menjadi bergabung mendukung pemerintahannya.


"Golkar sebagai pemenang kedua pemilu legislatif 2014 dengan 14,75 persen dengan 91 kursi DPR setara dengan 18,5 juta suara pemilih memegang peranan penting atas konsolidasi politik Jokowi," kata Nurul Arifin dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 14/9).

Nurul menjelaskan, setelah dua tahun di landa konflik internal,  pada bulan Mei 2016 Golkar melaksanakan Munaslub yang menghasilkan keputusan politik yang strategis, yaitu Golkar mendukung pemerintahan dan menjagokan Jokowi menjadi capres Golkar Pilpres 2019 yang akan datang. Golkar dengan kepemimpinan Ketua Umum Setya Novanto pun melakukan terobosan politik yang cepat dengan mengkonsolidasikan organisasi Golkar, kader-kader baik yang berada di parlemen maupun di eksekutif untuk mendukung program pemerintah dan mempublikasikan keberhasilan program pemerintah.

Dukungan Golkar kepada pemerintahan Jokowi, tegas Nurul, ingin membuktikan bahwa Golkar bersungguh-sungguh bekerja untuk kepentingan rakyat dan bangsa.  Golkar bersama-sama kekuatan politik lain akan ikut terus menjaga momentum tingginya kepercayaan rakyat kepada pemerintahan Jokowi dengan menunjukkan kesungguhan bekerja menyelesaikan program-program strategis pemerintah karena keberhasilan Jokowi akan menjadi keberhasilan Golkar.

"Survei yang memperlihatkan angka 33 persen publik akan memilih partai yang mendukung Jokowi adalah satu peluang baik bagi Golkar maupun partai pendukung lainnya," demikian Nurul. [ysa]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya