Berita

Foto: RMOL

Politik

PILKADA JAKARTA

Kunjungi Sinematek Indonesia, RR Bercita-cita Bangun Jakarta Jadi Pusat Seni

RABU, 14 SEPTEMBER 2016 | 16:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kandidat gubernur DKI Jakarta Rizal Ramli berkunjung ke kantor Sinematek Indonesia.‎ Ide besar kedatangannya ini dilatari pemikiran bahwa DKI Jakarta sebagai ibukota negara harus menjadi pusat seni tanah air.

Pengusung slogam "Membangun Jakarta dengan Asyik" ini menjabarkan bahwa Indonesia adalah negara yang paling hebat soal seni di antara 10 negara ASEAN. Sehingga penting bagi Jakarta untuk‎ menjadi representasi pusat kesenian negara.

"Jadi kalau penduduk Indonesia mau tahu soal keseniannya, harusnya tempatnya di Jakarta. Tapi yang ada sekarang kan mall doang," urai ekonom senior itu usai melihat-lihat koleksi ribuan film Indonesia berbentuk kepingan-kepingan pita film‎, Rabu (14/9).


Rizal yang sudah mendapat dukungan dari PAN bercita-cita mengubah Jakarta menjadi pusat kebudayaan. Sehingga generasi muda Indonesia memiliki heritage atau warisan budaya yang bisa mereka nikmati. Menambah lebih banyak lagi patung-patung, pusat seni, dan perawatan arsip film maupun kesenian lain akan menjadi fokus Rizal Ramli dalam mewujudkan mimpi itu.

Terlebih, lanjut Rizal, Jakarta adalah provinsi terkaya dengan pendapatan Rp 70 triliun pertahun. Sehingga sangat memungkinkan untuk mewujudkan mimpi tersebut.

"Kita bangun ruangnya, bangun jiwanya, baru bangun badannya. Jangan bangun bangunan fisik yang unculture," sambung mantan Menko Maritim dan Sumber Daya itu.

Dalam kunjungan ini, Rizal Ramli disambut oleh ‎Kepala Sinematek Indonesia Adisurya Abdy dan Ketua Umum Gabungan Perusahaan Bioskop Seluruh Indonesia‎‎ Djonny Syafruddin. [sam]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya