Berita

Foto: Net

Nusantara

Rizal Ramli Akan Kunjungi Lembaga Sinematek Indonesia Bersama Pekerja Seni

RABU, 14 SEPTEMBER 2016 | 10:44 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Cita-cita menjadikan ibukota republik, DKI Jakarta, sebagai kota berbudaya dan beradab sudah lama diperjuangkan, terutama oleh sang gubernur fenomenal, Ali Sadikin.

Ali Sadikin, yang oleh rakyatnya biasa disapa Bang Ali, membangun pusat-pusat kebudayaan dan kesenian, seperti Lembaga Arsip Film Nasional atau Lembaga Sinematek Indonesia, yang digagas oleh insan film terkemuka Indonesia, seperti Misbach Yusa Biran, Asrul Sani dan Usmar Ismail.

Hari ini, bakal calon gubernur Jakarta, Rizal Ramli, dijadwalkan mengunjungi Lembaga Sinematek Indonesia bersama sejumlah pekerja seni dan insan film.


Konteks kunjungan Rizal adalah fakta bahwa sampai hari ini lembaga seni budaya tersebut dibiarkan terlantar oleh pemerintah provinsi Jakarta.

Padahal, lembaga-lembaga tersebut menyimpan lebih dari 2.700 copy atau arsip film nasional yang pernah diproduksi oleh para sineas Indonesia dan diputar di dalam dan luar negeri sejak tahun 1950-an. Tersimpan pula poster-poster film, peralatan film, naskah skenario, dan properti film penting dan bersejarah lainnya yang menjadi saksi perjalanan perfilman nasional.

Ironisnya, Pemprov DKI di bawah kendali Basuki Purnama, bukan hanya tidak memberikan bantuan dana tetapi juga membiarkan lembaga tersebut mati pelan-pelan akibat tak sanggup membiayai diri sendiri.

Rizal diperkirakan tiba di Lembaga Sinematek Indonesia, yang berlokasi di samping Gelanggang Remaja Soemantri Brodjonegoro, Jalan Rasuna Said, Kuningan, itu pada pukul 14.00 WIB.

Ia akan bertemu dengan Ketua Lembaga Sinematek Indonesia, Adisurya Abdy, yang juga dikenal sebagai sineas senior, produser, penulis skenario, dan aktor film serta teater. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya