Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

PILKADA DKI 2017

Krisis Air Bersih, Fokus Pembenahan Rizal Ramli Di Jakarta

SELASA, 13 SEPTEMBER 2016 | 17:43 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Krisis air bersih menjadi salah fokus yang akan diperbaiki ekonom senior Indonesia Dr. Rizal Ramli saat menjabat gubernur DKI Jakarta.

Menurut Rizal Ramli, saat ini warga di pinggiran ibu kota dan banyak tempat lain masih kesulitan mendapatkan pasokan air bersih. Mereka bahkan harus membeli air untuk kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih mahal dari harga air di pusat kota.

"Rakyat di kampung dan pinggiran Jakarta masih beli air bersih pakai jerigen dengan harga dua kali lipat. Air mereka air permukaan yang sudah terkontaminasi, bukan air tanah yang bersih," jelasnya usai menerima deklarasi dukungan dari DPW Partai Amanat Nasional (PAN) di Kantor Ekomando, Kalimalang, Jakarta (Selasa, 13/9).


Rizal Ramli membandingkan kehidupan warga pinggiran ibu kota dengan mereka yang tinggal di apartemen. Penghuni apartemen dengan mudah mendapatkan air bersih karena memiliki alat yang mampu menyedot air tanah lebih dalam dan berkualitas baik.

"Untuk itu nanti kita kasih izin kampung-kampung di pinggiran buat sedot air bersih. Alatnya kita kasih kemudian air bisa didistribusikan ke warga," ujar mantan Menko Ekuin era Presiden Gus Dur tersebut.

Jika berbicara air bersih, maka antara mengambil air bersih dan menampungnya harus seimbang. Air hujan yang turun harus bisa ditampung dan diresap ke sumur resapan, sehingga pasokan air bersih di Jakarta tetap tersedia.

"Kita akan buat sumur resapan. Apartemen kita wajibkan untuk punya tampungan dan resapan air. Jangan Asal sedot doang, tapi juga harus isi," tegas Rizal Ramli yang didepak dari kursi Menko Kemaritiman dan Sumber Daya lantaran menentang proyek reklamasi Teluk Jakarta. [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya