Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

PILKADA DKI 2017

Rizal Ramli Siap Fit And Proper Test Di Koalisi Kekeluargaan

SELASA, 13 SEPTEMBER 2016 | 16:33 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ekonom senior Indonesia Dr. Rizal Ramli didorong Partai Amanat Nasional (PAN) ke koalisi kekeluargaaan untuk didukung menjadi calon gubernur di Pilkada DKI Jakarta 2017.

Di koalisi kekeluargaan, nama Rizal Ramli akan dirembug bersama politisi PDI Perjuangan yang juga Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, pengusaha yang juga politisi Partai Gerindra Sandiaga Uno, dan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra.

Nantinya, koalisi ini akan memunculkan pasangan calon yang akan didukung bersama untuk menjadi lawan petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.


Rizal Ramli menyambut baik rembug dalam koalisi kekeluargaan. Menurutnya, siapa yang nanti akan diusung adalah sosok yang paling berkompeten.

"Selama kompetisinya cair itu bagus kok, nanti secara alamiah akan muncul siapa yang pantas didukung. Kita nikmati saja proses ini secara natural, kita bikin pilkada ini asyik," jelasnya dalam jumpa pers di Kantor Ekomando, Kalimalang, Jakarta, Selasa (13/9).

Menurut Rizal Ramli, penentuan calon gubernur oleh partai politik adalah sebuah proses yang wajar dan harus dinikmati.

"Ini kan ciri khas Indonesia, kita kalau mau ujian kan belajarnya semalam sebelum ujian. Jadi nikmati saja dan semua akan indah pada waktunya," sambung mantan kepala Bulog itu.

Lebih lanjut, dia mengaku siap menjalani proses fit and proper test di koalisi kekeluargaan. Menurutnya, proses pendalaman terhadap sosok calon lebih dalam juga bisa dimanfaatkan untuk menggali keinginan koalisi partai dalam membangun Jakarta.

"Kalau saya silakan saja (digali lebih dalam), saya terang benderang kok. Saya juga bisa sekalian tanya rencana parpol seperti apa untuk bangun Jakarta," tandas Rizal Ramli yang dicopot dari kursi Menko Kemaritiman dan Sumber Daya lantaran menentang proyek reklamasi Teluk Jakarta. [wah]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya