Berita

Politik

Dua Kader Ideologis Terbaik PDIP Bicara Di Sekolah Partai

RABU, 07 SEPTEMBER 2016 | 01:12 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dua kepala daerah kader ideologis yang sudah mendapat penghargaan dalam negeri dan luar negeri yaitu Walikota Surabaya Risma Triharini dan Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo dipilih untuk memberikan kuliah umum setelah pembukaan Sekolah Partai bagi para calon kepala daerah PDI Perjuangan.

"Mereka berdua sudah membuktikan bahwa memerintah dengan menggunakan ideologi Pancasila mampu menyejahterakan rakyat dan bahkan mendapat penghargaan internasional," ujar Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat pidato pembukaan Sekolah Partai Angkatan ke-2 bagi calon kepala daerah dan wakil kepala daerah PDI Perjuangan di Depok, Selasa (6/9).

Berbeda dengan angkatan sebelumnya, pembukaan sekolah partai untuk calon kepala dan wakil kepala daerah dihadiri oleh beberapa pimpinan redaksi dan pengamat politik. Selain itu, ada juga Gubernur Banten Rano Karno dan Wagub DKI Djarot Saefulah Hidayat sebagai peserta sekolah partai.


Dalam presentasinya, Risma menegaskan bahwa semua sumber kreativitasnya berasal dan berorientasi pada nilai-nilai di sila dari Pancasila, yang intinya Gotong Royong.

"Dengan merampingkan birokrasi, saya punya dana cukup untuk menyejahterakan dan memanusiakan orang-orang miskin, nelayan, manula, anak jalanan, anak-anak terbelakang. Selain itu, pendidikan dan kesehatan di Surabaya juga gratis. Merekalah yang kemudian berkampanye untuk saya sehingga bisa menang 80 persen lebih," ujar Risma.

Hasto Wardoyo dalam saat menjadi pemberi materi juga menegaskan hal yang sama, bahwa ideologi Pancasila menjadi landasan dan inspirasi dalam menyejahterakan rakyat Kulonprogo.

Strategi kedua Trisakti yaitu, berdikari di bidang ekonomi menjadi prioritasnya.

"Motto kita, Bela Indonesia-Beli produk-produk Indonesia," ujarnya sambil menunjukkan air kemasan bermerek AIR-KU yang merupakan singkatan Air Kulonprogo. Pada kesempatan itu 'air KU' yang produk Pemda Kulonprogo tersaji di hadapan seluruh tamu.

Megawati menegaskan bahwa visi misi para kepala daerah hanya satu yaitu Pancasila dan UU 1945, yang strateginya juga tunggal yaitu Trisakti.

"Jika ada yang tidak setuju, sekarang boleh mundur karena saya akan menolak untuk mengusung," kata Megawati dalam pidatonya. [ysa]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya