Foto: Net
Foto: Net
Sekjen DPP Pospera, Abdul Rahim K Labungasa menjelaskan, pihaknya juga membuat laporan baru terkait pengancaman dan teror yang dilakukan sekelompok orang terhadap aktivis Pospera di Bali. Bentuk-bentuk ancaman dan teror dilakukan melalui media sosial maupun secara fisik dengan mendatangi secara beramai ramai rumah keluarga aktivis Pospera di Bali.
"Bahkan ada akun yang memuat foto anak dan isteri aktivis Pospera disertai kalimat mengancam," terang Rahim.
Populer
Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15
Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11
Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16
Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33
Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07
Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18
Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04
UPDATE
Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45
Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19
Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55
Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31
Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02
Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42
Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21
Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07
Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50
Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30