Berita

fadilah supari/net

Kesehatan

Berkaca Meksiko, Pemerintah Harus Telusuri Asal Usul Penyebaran Zika

SELASA, 06 SEPTEMBER 2016 | 13:02 WIB | LAPORAN:

Kabar bahwa virus zika telah menyebar ke Indonesia harus diselidiki secara serius dan cermat oleh pemerintah. Terlebih perihal cara korban tersebut terjangkit zika, apakah penyebarannya terjadi secara alamiah atau direkayasa oleh manusia.

Peringatan ini disampaikan oleh Menteri Kesehatan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Siti Fadilah Supari. Ia berharap Indonesia bisa berkaca dari insiden outbreak swine flu (flu babi) di Mexico beberapa tahun lalu, yang menimbulkan kerugian ekonomi secara bermakna.

"Apakah penyebaran virus zika di Indonesia terjadi secara alami atau rekayasa manusia hanya bisa diselidiki secara epidemiologi yang mendalam atau surveilance. Perjalanan penyakit ada kronologisnya yang logis sehingga jelas penyebarannya," ujarnya kepada pers di Jakarta, Selasa (6/9).


Selain mewaspadai penyebarannya pemerintah juga harus memberikan perhatian dan perlindungan khusus pada ibu hamil agar tidak digigit nyamuk pembawa virus zika.

Mantan menteri kesehatan yang pernah memimpin Departemen Kesehatan bergelut mengatasi wabah flu burung pada manusia Indonesia  tahun 2008 lalu ini mengatakan bahwa sebenarnya kasus zika di Indonesia ini wajar karena iklimnya cocok dan ada nyamuk aedes aegypti yang bisa membawanya. Nyamuk ini sudah sangat familiar hidup di Indonesia, karena biasanya nyamuk tersebut membawa virus demam berdarah atau virus chikungunya.

"Penyebarannya sama dengan demam berdarah. Bayangkan kecepatan penularannya yang cepat meluas seperti demam berdarah. Perbedaannya, virus zika tidak mematikan namun berbahaya pada ibu hamil, lain tidak," ujar Siti.

Mantan menteri kesehatan yang berhasil menutup laboratorium Marinir Angkatan Laut Amerika Serikat Namru-2 pada tahun 2009 ini juga menjelaskan bahwa bila terjangkit pada ibu hamil, maka anak yang dikandung akan lahir dengan kondisi cacat microcephaly berupa ukuran tempurung kepala dan otak yang jauh lebih kecil dari ukuran normal.

"Dalam beberapa kasus juga infeksi virus zika juga dapat menyebabkan Guillain Barre Syndrom yaitu kelumpuhan syaraf," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek membenarkan bahwa ada masyarakat yang terjangkit virus zika. Berdasarkan laporan yang ia terima, seorang yang terjangkit virus zika berada di Jambi. Penderita zika tersebut berasal dari suku Anak Dalam.

"Kebetulan. Jadi waktu itu melakukan penelitian untuk demam yang difokuskan dengue (demam berdarah). Namun, setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata ada virus zika yang positif," kata Nila saat dicegat awak media di kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (30/8). [ian]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya