Berita

Net

Kesehatan

Pemerintah Harus Intensif Cegah Penyebaran Zika

MINGGU, 04 SEPTEMBER 2016 | 09:37 WIB | LAPORAN:

Pemerintah diminta untuk segera mengintensifkan langkah-langkah penanganan virus Zika. Pasalnya, penyebaran virus Zika sudah semakin meningkat dan merebak ke negara-negara tetangga. Terakhir, Malaysia telah mengkonfirmasi penemuan virus itu.

"Data terakhir, di Singapura sudah ada 185 pasien terinfeksi virus Zika. Begitu juga di Malaysia. Dengan kondisi ini, pemerintah tidak boleh lagi berleha-leha," Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay kepada redaksi, Minggu (5/9).

Dia menjelaskan, dalam rapat dengan Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Sabtu kemarin (3/9), Komisi IX kembali mengingatkan Kementerian Kesehatan agar bersungguh-sungguh mengantisipasi penyebaran virus Zika. Sejauh ini, persebaran Zika diketahui lebih banyak melalui nyamuk Aedes Agepty. Di tengah musim penghujan seperti sekarang ini, perkembangbiakan nyamuk dikhawatirkan akan mempermudah persebaran virus tersebut.


"Komisi IX juga meminta pemerintah untuk mempersiapkan anggaran yang cukup dalam perang melawan Zika. Karena kasusnya baru, anggaran yang dimiliki Kemenkes sejauh ini masih diperuntukkan untuk menangani penyakit menular lainnya. Belum termasuk, anggaran untuk menangani dan menanggulangi virus Zika," beber Saleh.
 
Selain itu, Komisi IX juga mendesak agar Kemenkes melakukan penelitian-penelitian khusus terkait virus Zika. Balitbang Kemenkes diminta untuk mengundang para pakar dan ahli kesehatan untuk berpartisipasi. Pasalnya, sampai sejauh ini pengobatan terhadap pasien yang terjangkit virus zika belum ditemukan. Indonesia sebagai negara besar tentu harus melakukan inisiasi penelitian dalam konteks perlindungan masyarakat.

"Seingat saya, beberapa waktu lalu, Kemenkes berhasil melakukan penelitian dalam menyediakan vaksin Flu Burung. Kita mengharapkan hal yang sama bisa dilakukan dalam penanganan virus Zika," tegas Saleh. [wah] 

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Selesaikan Bentrok di Matraman dengan Kepala Dingin

Senin, 27 Juli 2026 | 20:25

Metode Backfill Tailing jadi Andalan Tambang Bawah Tanah Lebih Ramah Lingkungan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:24

Putusan Majelis Syura PKS: Dukung Kebijakan Ekonomi Prabowo Hingga Soroti LGBTQ

Senin, 27 Juli 2026 | 20:23

Pramono Minta Warga Kepala Dingin Sikapi Bentrokan di Matraman

Senin, 27 Juli 2026 | 20:16

Sebagai Wakil Rakyat, DPR Punya Tiga Tugas yang Wajib Dijalankan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:14

KSSK Bakal Libatkan Danantara dalam Setiap Pengambilan Keputusan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:02

Kuasa Hukum Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Masih Abu-Abu

Senin, 27 Juli 2026 | 19:59

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Komunitas Lintas Iman Satukan Tekad Hadapi Krisis Iklim

Senin, 27 Juli 2026 | 19:49

Kompetisi Debat Pemilu ke-VI Bawaslu Cetak Rekor Peserta Terbanyak

Senin, 27 Juli 2026 | 19:48

Selengkapnya