Berita

Foto: RMOL

Politik

Baraya Wargi Sunda Titip Pesan dan Beri Kujang Ke Rizal Ramli

SABTU, 03 SEPTEMBER 2016 | 18:04 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Komunitas masyarakat Sunda se-Indonesia termasuk di Jakarta yang tergabung dalam 'Baraya Wargi Sunda' mendukung mantan Menko Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli (RR) untuk maju dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 mendatang. Dukungan disampaikan langung ke kantor RR dikawasan Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (3/9).

Ketua rombongan Ernawan Koesoeatmadja menyatakan, Rizal Ramli sangat layak memimpin ibukota.‎

"Demikian pintarnya beliau (Rizal Ramli), tidak ada modal pesimis, sebab kalau pesimis habislah orang. Muatan ini yang mendorong kami meminta beliau menjadi calon gubernur DKI Jakarta,” ungkap Ernawan.


RR diberi pesan agar bisa menjadi pemimpin daerah yang rela berkorban untuk membuat Jakarta lebih baik lagi.

"Membuat perubahan di Jakarta butuh pengorbanan besar, beda dengan provinsi lain,” harapnya.

Disinggung apakah mereka asli warga Jakarta, Ernawan mengatakan bahwa kedatangan rombongannya untuk mendukung RR tidak salah alamat.

"Yang datang ke sini, bukan cuma warga Jawa Barat saja. Tapi juga orang Sunda di Jakarta," jawab Ernawan.

"Masyarakat Sunda di Jakarta 3 jutaan, yang punya hak pilih itu 1 jutaan. Ini merupakan konfigurasi terbesar ketiga di Jakarta. Kita akan mendorong ke parpol, tapi sentuhan akhir di Rizal Ramli,” tukasnya.
‎
Dalam kesempatan itu, paguyuban warga Sunda itu dengan simbolis memberikan ikat kepala dan kujang kepada RR.

"Ini merupakan simbol keikhlasan dan keberanian kepada Rizal Ramli,” demikian Ernawan. [sam]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya