Berita

Ahok-Mega-Puan/Net

Politik

PILKADA JAKARTA

Tak Mungkin Mega Mau Jilat Ludah Ahok

SABTU, 03 SEPTEMBER 2016 | 13:18 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Promosi Komjen Budi Gunawan dari Wakapolri menjadi Kepala BIN, menyusul pencopotan Bambang DH yang anti-Ahok sebagai Plt Ketua DPD PDIP DKI dan digantikan Ady Widjaja, Bendahara DPD PDIP DKI, ditafsirkan sebagian orang sebagai sinyal kuat PDIP mendukung Ahok dalam Pilgub DKI mendatang.

Tapi pendapat ini ditepis Adhie M Massardi, analis politik yang pernah menjadi Jubir Presiden KH Abudrrahman Wahid (Gus Dur).

"Megawati terkenal dengan pendirian dan harga dirinya yang kuat. Jadi mustahil Mega mau menjilat ludahnya sendiri, apalagi ludahnya Ahok," kata Adhie kepada wartawan siang ini (3/9) di Jakarta.


Menurut Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) ini, para fungsionaris PDIP di tingkat pusat dan DKI sudah menyatakan tidak akan mendukung Ahok. Dan Ahok sendiri sudah menolak ikut menjadi salah satu kandidat PDIP, karena dia merasa tidak butuh parpol, sebab mau maju lewat jalur independen.

"Jadi kalau Megawati akhirnya mendukung Ahok, kan artinya itu menjilat ludahnya Ahok. Ini akan sangat merugikan eksistensi Megawati sebagai politisi paling disegani di negeri ini," kata Adhie.

Mengenai pencopotan Bambang DH, katanya, ini hal yang wajar dalam organisasi. Sebab Bambang DH sebagai Plt Ketua DPD PDIP DKI, kurang afdol untuk menandatangani surat rekomendasi parpol untuk kandidat pilgub.

Sedangkan promosi Budi Gunawan (BG) menjadi Kepala BIN itu sudah dibahas jauh hari sebelumnya, sebagai kompensasi BG tidak dijadikan Kapolri, tapi jabatan itu diberikan kepada Jenderal Tito Karnavian.

"Jadi promosi BG ke Kepala BIN bukan merupakan barteran PDIP untuk mendukung Ahok. Apalagi BG kan bukan pimpinan PDIP. Nggak nyambung kalau ditafsirkan begitu," pungkas Adhie Massardi. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Selesaikan Bentrok di Matraman dengan Kepala Dingin

Senin, 27 Juli 2026 | 20:25

Metode Backfill Tailing jadi Andalan Tambang Bawah Tanah Lebih Ramah Lingkungan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:24

Putusan Majelis Syura PKS: Dukung Kebijakan Ekonomi Prabowo Hingga Soroti LGBTQ

Senin, 27 Juli 2026 | 20:23

Pramono Minta Warga Kepala Dingin Sikapi Bentrokan di Matraman

Senin, 27 Juli 2026 | 20:16

Sebagai Wakil Rakyat, DPR Punya Tiga Tugas yang Wajib Dijalankan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:14

KSSK Bakal Libatkan Danantara dalam Setiap Pengambilan Keputusan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:02

Kuasa Hukum Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Masih Abu-Abu

Senin, 27 Juli 2026 | 19:59

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Komunitas Lintas Iman Satukan Tekad Hadapi Krisis Iklim

Senin, 27 Juli 2026 | 19:49

Kompetisi Debat Pemilu ke-VI Bawaslu Cetak Rekor Peserta Terbanyak

Senin, 27 Juli 2026 | 19:48

Selengkapnya