Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Ledakan Tewaskan 15 Orang, Abu Sayyaf Diduga Terlibat

SABTU, 03 SEPTEMBER 2016 | 09:01 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sedikitnya 15 orang tewas dan 69 orang lain terluka dalam ledakan yang terjadi di pasar malam Roxas, kota Davao, Filipina, kemarin malam sekitar jam 22.00 waktu setempat

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, sedang berada di kota yang pernah dipimpinnya itu ketika ledakan terjadi.

Ia menyebut ledakan itu sebagai tindakan terorisme dan memerintahkan pengamanan lebih ketat di seluruh wilayah negaranya. Demikian dilaporkan Filipina News Agency.


Duterte memerintahkan kepolisian dan militer untuk mencari pelaku dan penggeledahan ketat di tiap pos pemeriksaan.

Tetapi dia tidak mengumumkan negaranya dalam keadaan darurat dan belum menangguhkan surat perintah habeas corpus.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab, namun Duterte mengatakan tragedi itu bisa jadi "pembalasan" dari para ekstrimis.

CNN mengutip pernyataan juru bicara presiden, Martin Andanar, yang menyebut ada kemungkinan keterlibatan kelompok Abu Sayyaf dalam ledakan itu. [ald]

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya