Berita

Nusron Wahid/Net

Politik

Rakornis Golkar Matangkan Strategi Pemenangan Jokowi

SABTU, 03 SEPTEMBER 2016 | 01:45 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Partai Golkar yang pertama kali digelar setelah sikap resmi partai mendukung pencalonan Presiden Jokowi di Pilpres 2019 adalah kuda-kuda partai dalam menyiapkan pemenangan Pemilu dan Pilpres.

Demikian disampaikan Korbid Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia I (Jawa-Sumatera), Nusron Wahid, dalam acara Rakornis Partai Golkar Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia I, dengan tema "Solid Terkonsolidasi, Efektif Mengemban Misi, Berjaya Dikala Pemilu", di Hotel Peninsula, Jakarta, Jumat malam (2/9/2016).

Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto, Sekjen Idrus Marham, beberapa elite Partai Golkar, serta ketua DPD 16 provinsi se Jawa dan Sumatera.


Partai Golkar, kata dia, sudah membuat keputusan strategis yakni mencalonkan Presiden Jokowi di Pilpres 2019 sehingga konskuensinya adalah mensolidkan partai dan memperkuat stratagi pemenangan. Itu tanggung jawab politik atas sikap politik yang sudah kami putuskan.

"Jadi, secara politik kami melakukan apa yang menjadi tugas partai mendukung segala program-program prorakyat pemerintahan Jokowi dan sejalan dengan itu kami juga bergerilya melakukan langkah politik ke rakyat langsung untuk meyakinkan kenapa Presiden Jokowi harus didukung lagi untuk periode keduanya di tahun 2019 nanti," ungkapnya.

Dengan Partai Golkar melakukan langkah politik ini, harapannya Presiden bisa fokus bekerja, bekerja, dan bekerja, tenang ngurus rakyat dan negara, mengimplementasikan Nawacita. "Untuk urusan politik, dukungan rakyat di bawah, biar itu menjadi tugas kami," ujarnya.

Dalam menyiapkan strategi pemenangan Presiden Jokowi di Pilpres 2019 nanti, Rakornis Partai Golkar yang pertama ini dilakukan Pemenangan Pemilu Indonesia I yang meliputi 16 provinsi se Jawa dan Sumatera.

"Materi antara lain pengarahan kebijakan partai dalam memenangkan pileg dan Pilpres serentak 2019. Kemudian bagaimana semua struktur partai dalam berkomunikasi, baik komunikasi langsung maupun melalui media yang memudian menjadi opini publik," tukasnya.

Materi penting lainnya adalah soal keanggotaan dan kaderisasi terkait dengan rekruitmen dan pendidikan saksi. Itu semua akan dibahas dan dimatangkan sebagai strategi partai dalam menghadapi Pemilu Legislatif dan upaya memenangkan kembali Presiden Jokowi di Pilpres 2019.

Dan terkait dengan konsolidasi, Rakornis juga tentu akan dilihat bagaimana pelaksanaan musda-musda hingga musdes atau muslur. Kemudian, kita melalukan pemetaan dengan basis pemilu 2014 untuk kemudian menentukan target perolehan suara dan kursi pada pileg 2019 dan pemenangan pilpres 2019.

"Terakhir, hal penting yang dibahas dalam Rakornis ini adalah persiapan Pilkada 2017 dan 2018. Penting menguatkan mesin partai karena dalam waktu dekat kita harus sudah menyiapkan pembentukan badan saksi nasional yang diawali di daerah yang ikut pilkada 2017," ungkap Nusron. [ysa]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya