Berita

Dunia

Empat Penyelundup Narkoba Polisario Ditangkap!

JUMAT, 02 SEPTEMBER 2016 | 21:40 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kerajaan Maroko baru-baru ini berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba yang dilakukan oleh anak seorang pejabattinggi kelompok separatis Polisario di Tindouf, Aljazair.

MoroccoWorldNews melaporkan, pihak Kepolisian Maroko (BNPJ) memulai investigasi kasus ini hari Kamis (1/9).

Kepastian tentang kaitan antara penyelundup yang berhasil ditangkap itu dengan Polisario disampaikan Direktorat Jenderal Keamanan Nasional Maroko.


Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai laporan media internasional menyebutkan bahwa Polisario tidak hanya terliat dalam aktifitas pengedaran narkoba, melainkan juga dalam aktifitas perdagangan manusia dan terorisme.

Disebutkan bahwa penangkapan berawal dari operasi yang dilakukan   anggota Tentara Kerajaan Maroko kala menyisir tembok pengaman sepanjang 280 kilometer di selatan kota Boujdour di tepi Samudera Atlantik.

Untuk menghentikan gerakan pengedar dan penyelundup narkoba, anggota Tentara Kerajaan Maroko melepaskan tembakan peringatan.

Dirjen Keamanan Nasional juga mengatakan bahwa sebanyak empat orang ditangkap dalam operasi itu. Dari tangan mereka, diperoleh barang bukti berupa 500 kilogram ekstrak ganja.

Di antara yang ditangkap itu adalah Majidi Ida Ibrahim Hamim, anak dari Ida Ibrahim Hamim yang dikenal sebagai mantan kepala distrik Es-Smara di Kamp Tindouf, Aljazair.

Ida Ibrahim Hamim kini juga disebut sebagai Menteri Pembangunan negara boneka Republik Demokratik Arab Sahrawi.

Keempat penyelundup berikut barang bukti telah diserahkan kepada BNPJ untuk penyelidikan lebih lanjut. [dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya