Berita

Nusron - Ahok - Setya Novanto/Net

Politik

Pejabat Publik Jadi Timses Ahok, Rakyat Yang Cerdas Pasti Kecewa

JUMAT, 02 SEPTEMBER 2016 | 12:25 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Tim pemenangan bakal Cagub Jakarta, Sandiaga Uno, tidak gentar menghadapi nama-nama besar termasuk setingkat pejabat publik yang berada di belakang calon petahana, Basuki Purnama atau Ahok.

"Kami tidak gentar dan tidak ciut nyali sedikit pun terkait sejumlah nama besar berdiri di belakang Ahok. Aneh saja ya, setingkat pejabat publik ikut nyemplung. Jangan-jangan nanti rakyat malah terabaikan," kata Koordinator Sahabat Sandiaga Uno (SSU), Anggawira, kepada wartawan, Jumat (2/9).

Namun ia mengaku heran bagaimana bisa pejabat publik terlibat sebagai tim sukses (Timses) Pilkada DKI Jakarta. Yang pasti, mereka akan sulit menjalankan skala prioritas selaku pelayan publik.


Menurutnya, prinsip demokrasi yang terbingkai dalam Pilkada bukan hanya terletak pada persoalan kalah atau menang. Tetapi, bagaimana melahirkan kepemimpinan yang berkualitas dengan mengedepankan edukasi politik.

"Masyarakat sudah kian cerdas dan mengerti akan politik yang sehat. Lantas mereka tentu akan kecewa bila urusan pelayanan publik terabaikan atau tak dikedepankan. Ini malah jadi tim pemenangan," ungkap Angga.

Sejauh ini, pejabat publik dan komisaris BUMN yang tercatat menjadi pendukung Ahok adalah Kepala BNP2TKI Nusron Wahid, Komisaris PT Danareksa Kartika Rini Djoemadi, dan Komisaris PT Jakarta International Container Terminal (JICT) Taufan Hunneman.

Menko Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, juga diduga kuat terlibat dalam penyusunan tim sukses Ahok untuk Pilkada DKI 2017. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya