Berita

Foto/Net

Nusantara

Jamaah Haji Indonesia Mulai Diberangkatkan Ke Arafah

JUMAT, 02 SEPTEMBER 2016 | 09:43 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Jamaah haji asal Indonesia mulai diberangkatkan ke Padang Arafah dari pemondokan masing-masing sejak Jumat pagi (2/9), dengan menggunakan bus. Wukuf di Arafah adalah puncak musim haji.

Setiap maktab disiapkan 21 bus yang akan mengangkut jamaah ke Arafah dalam tiga tahapan.

Pemberangkatan jamaah dari pemondokan akan dibagi menjadi tiga tahapan. Tahap pertama, jemaah diberangkatkan pada pukul 07.00- 11.30 waktu Arab Saudi (WAS). Karena hari Jumat, tahap kedua baru akan dimulai setelah Jumat, kira-kira pukul 13.00 sampai 16.00. Adapun tahap terakhir, dari jam 16.00 sampai 12 malam atau sampai selesainya jamaah terangkut semua ke Arafah.


Sehubungan dengan cuaca panas di Saudi, Kepala Bidang Transportasi Subhan Cholid mengimbau jamaah untuk selalu membawa air minum di setiap tahapan pergerakan.

"Karena cuaca sangat panas, dalam setiap perpindahan, jemaah agar tidak lupa membawa minuman. Dari Makkah menuju Arafah, bawa minuman. Dari Arafah ke Mudzalifah bawa minuman. Dan Dari Mudzalifah ke Mina juga membawa minuman. Meski satu botol, itu untuk menghilangkan haus dan panas," imbau Suhban, Kamis (1/9).

Jemaah haji Indonesia juga diiambau untuk tertib dan menaati jadwal yang sudah disepakati. Kepatuhan akan jadwal sangat penting untuk membantu kelancaran angkutan. Sebab, pada saat yang sama, seluruh jamaah haji dari berbagai dunia yang jumlahnya jutaan orang juga bergerak menuju tempat yang sama.

"Kalau saling berebut dan tidak taat jadwal, angkutan justru tidak lancar dan tidak sampai ke tujuan," kata Suhban.

Terakhir, dia berpesan, jamaah agar tetap berada di regu dan rombongan, tidak ambil inisiatif sendiri.

"Jadi bergerak sesuai yang disepakati bersama sesuai dengan regu dan rombongan," tandas Suhban dilansir dari laman kemenag.go.id. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya