Berita

Rachmawati Soekarnoputri/Net

Politik

Rachmawati: Negara Terancam Bangkrut, DPR Ayam Sayur

KAMIS, 01 SEPTEMBER 2016 | 15:53 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ironis. Indonesia mengaku negara demokrasi, tetapi parlemen sebagai perwakilan rakyat tidak mampu berbuat banyak ketika pimpinan eksekutif melakukan pelanggaran konstitusional.

"Sudah jelas rezim Jokowi banyak melanggar UU, melindungi koruptor, utang menumpuk, menggadaikan aset negara, penegakan hukum dibuat abu-abu, terutama kasus-kasus mega korupsi, defisit APBN," urai politikus senior, Rachmawati Soekarnoputri, Kamis (1/9).

Rachmawati menyatakan heran melihat parlemen di Indonesia yang seolah tidak sadar bahwa situasi negara sudah hampir bangkrut. Menurut dia, seharusnya DPR RI bersikap tegas seperti halnya parlemen di Brasil di mana parlemen langsung memecat Presiden Dilma Rousseff yang diduga kuat melakukan perbuatan melawan hukum.  


"DPR ayam sayur, asyik pasang jago buat diadu di Pilkada, sementara negara terancam bangkrut. Rakyatnya dibuat sengsara seumur hidup, akibat korupsi sistemik BLBI, dijualnya aset negara, sampai pengurasan sumber daya alam oleh para proxy baru, baik dari state actors maupun non state actors," ucap putri Bung Karno ini.

Ia mengingatkan publik akan ucapan ayahnya, bahwa "neokolonialisme is not dying yet".

"Nekolim hanya ganti kulit, waspadalah bangsa Indonesia akan kembali memasuki the new era dari exploatation de nation par nation," ungkap Rachmawati. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya