Berita

Zukiifli Hasan/Net

Ketua MPR: Myanmar Sahabat Dekat Indonesia

KAMIS, 01 SEPTEMBER 2016 | 14:04 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengucapkan selamat bertugas di Indonesia kepada Duta Besar Myanmar Aung Htoo. Zulkifli berharap dengan penugasan ini hubungan yang sudah terjalin antara Indonesia dan Myanmar semakin lebih baik lagi.

"Selamat bertugas di Indonesia. Semoga dengan kehadiran yang mulia akan lebih mendekatkan hubungan antar parlemen, antar pemerintah dan antar rakyat Indonesia dan Myanmar," kata Zulkifli Hasan kepada Aung Htoo dalam perkenalan di ruang kerja Ketua MPR, Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (1/9).

Kedatangan Aung Htoo adalah untuk perkenalan sebagai duta besar Myanmar yang baru bertugas di Indonesia. Pada 31 Mei 2016, Aung Htoo telah menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Joko Widodo sebagai duta besar luar biasa dan berkuasa penuh Republik Myanmar di Indonesia.


Kepada Dubes Myanmar, Zulkifli mengatakan negara Myanmar sahabat dekat Indonesia. "Saya sahabat dekat Myanmar. Myanmar sahabat dekat Indonesia, sahabat sejati. Myanmar sudah mendukung Indonesia sejak kemerdekaan dulu," katanya.

Di mata Zulkifli, negara Myanmar semakin hari semakin bagus baik kondisi politiknya maupun pembangunannya. "Pembangunan di Myanmar berjalan pesat. Banyak investasi yang masuk ke sana," tutur Zulkifli seraya mengungkapkan dua tahun lalu mengunjungi Myanmar ketika masih menjadi menteri kehutanan.

Myanmar, lanjut Zulkifli, memiliki kayu jati yang berkualitas lebih bagus dari kayu jati Indonesia. Myanmar juga telah lama swasembada beras. Indonesia juga mengimpor beras dari Myanmar.

Sementara itu Dubes Myanmar Aung Htoo mengungkapkan pada tahun ini Myanmar akan mengekspor sebanyak 300 ribu ton beras ke Indonesia. Dia berharap kedua negara bisa meningkatkan hubungan ekonomi dan perdagangan.

"Kita bisa meningkatkan kerjasama ekonomi dan perdagangan. Negara kami terbuka untuk investasi dari Indonesia," ujarnya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya