Berita

Uchok Sky Khadafi/Net

Politik

Uchok Sky: Pemerintah Berhasil "Jinakkan" DPR

KAMIS, 01 SEPTEMBER 2016 | 09:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Patut dicuriga pemerintah melakukan "suap" kepada parlemen yakni dengan cara tidak melakukan amputasi anggaran kepada dua lembaga negara yakni DPR dan MPR.

Menurut Direktur Center For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi, hal ini merupakan sebuah strategis pemerintah untuk meredam kemarahan atau kritik anggota dewan kepada Pemerintahan Jokowi.

Diketahui, dari 87 kementerian atau lembaga yang punya alokasi anggaran, hanya dua lembaga negara yang tidak dipotong anggarannya, yaitu DPR dan MPR.


Uchok mengatakan, sejak Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8/2016 pertanggal 26 Agustus 2016 tentang langkah-langkah penghematan dalam rangka pelaksanaan APBN-P 2016, dikeluarkan oleh pemerintah, tidak ada atau minim kritik dari anggota dewan kepada pemerintah.

"Hal ini berarti DPR sudah dilumpuhkan, dan kalaupun DPR masih "hidup" saat ini, hanya dipergunakan sebagai tukang stempel pemerintah agar semua anggota dewan mengikuti semua kemauan Pemerintahan Jokowi dengan mengkorban rakyat kecil," sebut Uchok.

Sebelumnya, Uchok menjelaskan ntruksi Jokowi tentang pemotongan anggaran ini, bukan sebuah penghematan, tapi pengamputasian anggaran dengan wajah bengis. Karena dalam amputasi anggaran ini, ditemukan wajah pemerintah yang kejam dan bengis, karena selain belum ada pembahasan dan persetujuan dari DPR, pemerintah seenaknya saja main potong atau amputasi anggaran yang berdampak kepada penghorbankan program-program lembaga penegakan hukum, program anti korupsi, dan program program untuk mengatasi kemiskinan. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya