Berita

Heriandi Lim/Net

Politik

Ahok Bikin Pemprov DKI Seperti Perusahaan Keluarga

RABU, 31 AGUSTUS 2016 | 18:58 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Alasan Basuki Purnama (Ahok) menolak mematuhi pasal dalam UU Pilkada, yang mewajibkan cuti calon petahana ketika masa kampanye, dinilai terlalu mengada-ada.

Pada 2012 silam ia mengeritik calon incumbent di Pilkada Jakarta yang menolak cuti saat kampanye. Kini sebaliknya. Ahok mengklaim alasannya menolak cuti karena ingin tetap bekerja mengantisipasi banjir setelah sebelumnya mengaku ingin mengawal pembahasan APBD di DPRD.

Sikap Ahok itu dinilai sudah kelewatan oleh Wakil Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Heriandi Lim. Menurut dia, alasan Ahok menolak cuti karena ingin mengawal program-program prioritas DKI tidak bisa diterima mengingat sistem birokrasi pemerintahan provinsi Jakarta sudah terbangun rapi.


"Dia tidak mau cuti karena alasan menjaga subtansi pencegahan penyelewengan kekuasaan. Artinya dia menjalankan pemerintahan Jakarta seperti menjalankan perusahan keluarga," kata Heriandi kepada redaksi, Rabu malam (31/8).

Alasan Ahok menolak cuti saat masa kampanye sekaligus mencerminkan bahwa Pemprov DKI Jakarta di masa kepemimpinannya tidak membangun sistem kontrol mandiri.

"Ahok membuat semua roda organisasi berpusat padanya.  Sampai setiap hari warga mengadu langsung ke dirinya. Masyarakat dibuat Ahok tidak lagi percaya sistem pengorganisasian Pemprov DKI," sindir Heriandi. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya