Berita

Fadli Zon/Net

Politik

Hormati Musisi Senior, Fadli Zon Gelar Syukuran 81 Tahun Anas Joesoef

SENIN, 29 AGUSTUS 2016 | 06:17 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sudah hampir lima tahun, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon yang juga aktif di kegiatan kebudayaan, mencari Anas Joesoef.  

Anas Joesoef adalah penyanyi seriosa era 1950-an. Ia pernah menjadi juara 1 Bintang Radio tahub 1959 untuk lagu seriosa se-Indonesia. Anas menciptakan lagu dan aktif menjadi penyanyi Orkes Gumarang 1956-1960 mendendangkan lagu Minang.

Pada 9 September 1960, Anas Joesoef berangkat ke Jerman untuk menempuh pendidikan ilmu seni vokal. Sesudah menyelesaikan pendidikan pada 1964, Anas Joesoef langsung berkarir sebagai penyanyi tenor selama 35 tahun di Jerman.


"Baru bertemu beliau minggu lalu. Karena 28 Agustus ini ia tepat berusia 81 tahun, maka saya buat acara sederhana, makan siang mengundang sahabat-sajabat seniman lain," ujar Fadli Zon.

Fadli Zon menyelenggarakan Syukuran 81 Tahun Anas Joesoef. Acara diselenggarakan di rumah dinas Fadli Zon di Kuningan, Jakarta (Minggu, 29/8). Sejumlah tokoh dan seniman hadir dalam acara tersebut, antara lain Ketua DPD RI Irman Gusman, mantan Kapolri Awaloedin Djamin lalu rekan Anas Joesoef di Orkes Gumarang: Syaiful Nawas dan penyanyi Minang legendaris Elly Kasim.

Hadir juga guru vokal dan penyanyi soprano senior Catharina Leimena, pianis Marusya Nainggolan, Ahmad Dhani, Neno Warisman, Fryda Lucyana, Linda Djalil serta banyak lagi seniman lainnya.

Fadli Zon yang saat ini sedang menyelesaikan penulisan buku tentang perjalanan Orkes Gumarang 1954-1964 mengaku bersyukur bisa bertemu Anas Joesoef.

Di usianya yang ke 81 Tahun, Anas Joesoef juga mendapatkan kado istimewa berupa penghargaan dari MURI sebagai Insan Indonesia Terlama Berkarir sebagai Penyanyi Opera di Luar Negeri. Anas menjadi penyanyi opera selama 35 tahun di Jerman.

"Anas Joesoef adalah penyanyi seriosa legendaris kebanggaan Indonesia. Kiprahnya di Jerman telah mengharumkan nama bangsa. Begitu juga saat ia berkarir di Orkes Gumarang," lanjut Fadli Zon.

Orkes Gumarang yang terkenal dengan lagunya Ayam den Lapeh yang dinyanyikan oleh Nurseha, merupakan Orkes yang telah menjadi Penyatu Rasa. Walaupun lagu yang dibawakan sebagian besar dalam bahasa Minang, namun pada dekade 1950-1960an hampir semua orang lintas suku mengetahui Orkes Gumarang.

Pada acara syukuran Anas Joesoef, Minggu siang, juga secara spontan dinyanyikan lagu-lagu Gumarang oleh Anas, Syaiful Nawas, Elly Kasim, dan para seniman lain.

Perjalanan sepuluh tahun Orkes Gumarang (1954-1964) bukanlah hal mudah. Fadli Zon mencoba menuliskannya dalam buku yang akan ia luncurkan rencananya pada pertengahan September nanti.

"Momen syukuran 81 Tahun Pak Anas Joesoef sekaligus sebagai ajang reuni ketiga personil Gumarang; Pak Awaloedin Djamin, Pak Syaiful Nawas, dan Pak Anas Joesoef. Ini sekaligus kumpul-kumpul sebelum buku Orkes Gumarang diluncurkan pada pertengahan September nanti," tutup Fadli Zon. [ysa]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya