Berita

Straits Times

Dunia

Kondisi Kesehatan Perdana Menteri Singapura Sempat Mengkhawatirkan

SENIN, 22 AGUSTUS 2016 | 06:37 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kondisi kesehatan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong mengkhawatirkan. Ketika memberikan pernyataan menyambut ulang tahun negeri tetangga itu, yang disiarkan televisi secara langsung tadi malam (Minggu, 21/8), wajah BG Lee mendadak pucat, pandangan matanya kosong.

BG Lee hampir kehilangan keseimbangan dan nyaris jatuh di atas panggung.

Menteri Pertahanan Ng Eng Hen yang berada di sisi panggung berlari ke arah BG Lee, dan menahan tubuh BG Lee. Pelaksana Menteri Pendidikan Ng Chee Meng dan Deputi Perdana Menteri Teo Chee Hean juga ikut naik ke atas panggung untuk menolong BG Lee.


Penonton yang berada di auditorium ITE College Central, juga yang menyaksikan siaran langsung itu di rumah, menahan nafas khawatir.

Adapun BG Lee berusaha tetap senyum dan melambaikan tangan saat dipapah keluar dari panggung.

Sekitar 10 menit kemudian, tim kesehatan Kantor Perdana Menteri menyatakan kondisi kesehatan BG Lee tidak seburuk yang dikhawatirkan. Lalu sekitar 20 menit kemudian, 22.40 waktu setempat, BG Lee kembali ke panggung untuk menyelesaikan pidatonya.

Menurut tim kesehatan, BG Lee mengalami kelelahan karena berdiri terlalu lama, panas dan kekurangan cairan.

"Saya belum pernah mengalami diperiksa doktor begitu banyak. Menurut mereka saya baik-baik saja, namun saya akan menjalani pemeriksaan kesehatan setelah ini. Tetapi sebelum itu saya ingin menyelesaikan pidato saya," ujar BG Lee sambil tersenyum.

Setelah menyelesaikan pidatonya dalam bahasa Melayu, Inggris, dan Mandarin, BG Lee dibawa ke Rumah Sakit Umum Singapura untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.  [dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya