Berita

Dunia

Polisi Aktif Dilarang Gunakan Nama Asli di Media Sosial

MINGGU, 21 AGUSTUS 2016 | 21:37 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

polisi aktif dilarang keras menggunakan nama asli di media sosial karena bisa membahayakan dan memunculkan ancaman dari kelompok kriminal.

Larangan ini disampaikan oleh Direktorat Keamanan Nasional Kerajaan Maroko kepada seluruh anggota polisi aktif di negara itu.

Menurut harian Al Assabah, seperti dikutip dari Sahabat Maroko, larangan itu disampaikan langsung Kepala DKN Abdellatif Hammouchi.


Selain nama asli, polisi aktif Maroko juga dilarang menyebarkan foto pribadi dan informasi personal lainnya.

Sumber informasi yang dikutip harian itu mengatakan, Hammouchi memerintahkan agar anggota polisi menggunakan pseudonyms dan berhati-hati terhadap apapun yang dapat merusak karier mereka.

Sementara Al Yaoum 24 mengatakan, Hammouchi juga melarang anggota polisi memperlihatkan badge mereka di kaca mobil. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindarkan favoritisme dan tindakan yang tidak sama kepada warganegara yang seharusnya diperlakukan sama. [dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya