Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

AS Pertimbangkan Penutupan Penjara Swasta

JUMAT, 19 AGUSTUS 2016 | 11:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kementerian Kehakiman Amerika Serikat akan meninjau kembali penggunaan penjara swasta di negeri Paman Sam itu. Langkah itu diambil dengan alasan kekhawatiran keamanan.

Kontak dengan 13 penjara swasta akan ditinjau ulang dan diperkirakan akan diakhiri dalam kurun waktu lima tahun ke depan.

"Mereka tidak menyimpan substansial pada anggaran. Mereka tidak mempertahankan tingkat keselamatan dan keamanan yang sama," kata Wakil Jaksa Agung Sally Yates menjelaskan keputusan.


Laporan Inspektur Jenderal yang dirilis bulan ini menemukan bahwa penjara swasta memiliki tingkat yang lebih tinggi dari insiden kekerasan dan pelanggaran aturan dibandingkan dengan lembaga yang dikelola pemerintah.

Tak lama setelah pengumuman tersebut, saham perusahaan penjara swasta di Wall Street menurun tajam.

Pemerintah federal diketahui mulai mengandalkan penjara swasta pada tahun 1990 selama periode kepadatan penduduk, dengan populasi narapidana memuncak pada tahun 2013.

Namun demikian, dalam tiga tahun terakhir terdapat penyusutan jumlah tahanan. Hal tersebut juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan pertimbangan peninjauan kembali itu muncul.

Tercatat pada Desember tahun lalu, penjara swasta menampung sekitar 22.660 tahanan dari total keseluruhan 200 ribu tahanan. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya