Berita

Tri Rismaharini/Net

Politik

PKS: Semakin Risma Menolak, Semakin Seksi Dan Mahal Harganya

SABTU, 13 AGUSTUS 2016 | 12:49 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Penolakan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini atau Risma, untuk dicalonkan PDI Perjuangan di Pilkada Jakarta semakin membuat hati Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kepincut.

Hal ini disampaikan Ketua Badan Pemenangan Pemilu dan Pilkada PKS DKI Jakarta, Agung Setiarso, dalam diskusi "Tensi Tinggi Pilkada Jakarta", di Cikini, Jakarta, Sabtu pagi (13/8).

"Dia (Risma) sesuai dengan apa yang kita tetapkan. Semakin dia menolak (ke Jakarta), semakin seksi dan semakin mahal harganya. PKS semakin kesemsem dengan dia," ujar Agung.


Menurut dia, elite PKS tidak senang dengan orang yang meminta-minta jabatan. Watak tidak rakus kekuasaan tampak di Risma.

"Maka akan kita kasih kepada yang menolak jabatan," imbuhnya.

Dia tegaskan bahwa PKS siap jadi kendaraan politik Risma di Pilkada Jakarta.

"Sekarang tinggal PDIP sebagai pemiliknya, mengizinkan atau tidak," tegasnya.

"Bu Risma ini sangat diinginkan warga Jakarta, dan survei telah memperlihatkan ada kenaikan signifikan dari elektabilitas Risma di DKI," terang Agung.

Meski DPW DKI Jakarta sudah mengusulkan, dia mengakui saat ini DPP PKS masih menggodok kemungkinan mencalonkan kader PDI Perjuangan itu.

PKS Jakarta juga sudah mengusulkan nama Risma ke enam partai lain di koalisi tujuh parpol atau Koalisi Kekeluargaan (PDIP, Gerindra, PPP, PKB, Demokrat, PAN).

"DKI sudah usulkan, dan sudah sampaikan ke Koalisi Kekeluargaan agar tiap DPP mengusulkan ke PDIP sebagai pemilik Bu Risma," ungkapnya.

"DPP PKS sendiri sudah memberikan sinyal tidak ada masalah dengan Risma," jelasnya. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya