Berita

Tri Rismaharini/Net

Politik

Sudah Kenal Lama, DPP PKS Setuju Risma

SABTU, 13 AGUSTUS 2016 | 09:42 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) semakin ngotot menginginkan Tri Rismaharini atau Risma diimpor dari Surabaya untuk menjadi pemimpin baru bagi DKI Jakarta.

"PKS ingin hadirkan calon lebih baik dari sekarang. Kita ingin partai dan elemen masyarakat lain bergabung untuk memberikan yang lebih baik dari sekarang. Siapa calon dimunculkan? Terus terang kami minta Bu Risma untuk hadir di Jakarta," ujar Ketua Badan Pemenangan Pemilu dan Pilkada PKS DKI Jakarta, Agung Setiarso, dalam diskusi "Tensi Tinggi Pilkada Jakarta", di Jakarta, Sabtu pagi (13/8).

Meski DPW DKI Jakarta sudah mengusulkan, dia mengakui saat ini DPP PKS masih menggodok kemungkinan mencalonkan kader PDI Perjuangan itu.


PKS Jakarta juga sudah mengusulkan nama Risma ke enam partai lain di koalisi tujuh parpol atau Koalisi Kekeluargaan (PDIP, Gerindra, PPP, PKB, Demokrat, PAN).

"DKI sudah usulkan, dan sudah sampaikan ke Koalisi Kekeluargaan agar tiap DPP mengusulkan ke PDIP sebagai pemilik Bu Risma," ungkapnya.

Dan ia tegaskan bahwa pimpinan PKS di pusat tidak bermasalah untuk mencalonkan Risma.

"DPP sendiri sudah memberikan sinyal tidak ada masalah dengan Risma," jelasnya.

Dia mengungkapkan PKS punya sejarah cukup panjang dalam mendukung Risma, sudah dimulai dari Pilkada di kota Surabaya.

"Sudah lama mendukung Bu Risma sebagai walikota, kami sudah ketahui akhlaknya. Segala sesuatu yang mendukungnya sebagai pemimpin sudah diketahui PKS," jelasnya. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya