Berita

Pertahanan

Hidayat Minta Pemerintah Berani Tuntut Filipina

SENIN, 08 AGUSTUS 2016 | 16:48 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, berharap pemerintah Indonesia bertindak tegas mengatasi penyanderaan yang berulang kali mengorbankan warga negara Indonesia.

"Indonesia sebagai negara berdaulat harus melindungi seluruh negara bangsa Indonesia," ujar Hidayat di kompleks MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (8/8).

Petinggi PKS ini meminta pemerintah tidak mengemis belas kasihan kepada negara lain, melainkan bertindak tegas dan berani.


"Kalau negara kita negara berdaulat melindungi rakyatnya maka pihak lain pada akhirnya akan menghormati kita," imbuhnya.

Namun, dia juga berharap pemerintah Indonesia berani menuntut pemerintah Filipina membantu pembebasan WNI yang tersandera. Harus dilakukan upaya diplomasi yang efektif dan maksimal.

WNI kembali menjadi korban penculikan di wilayah Sabah, Malaysia, berdekatan dengan perbatasan laut Filipina, pada Rabu minggu lalu (3/8). Korban bernama Herman bin Manggak yang bekerja di kapal nelayan Malaysia.

Pada akhir Juni lalu, tujuh WNI juga disandera dan dipastikan dilakukan oleh kelompok Abu Sayyaf di perairan Filipina dengan tuntutan sejumlah uang untuk pembebasannya. Hingga kini, para ABK Tug Boat Charles itu belum dibebaskan. [ald]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya