Berita

Tri Rismaharini dan Ahmad Basarah

Politik

Risma Dan Basarah Gembleng Ideologi Kader PDIP Aceh

SABTU, 06 AGUSTUS 2016 | 22:36 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kehadiran kader PDI Perjuangan yang juga Walikota Surabaya, Tri Rismaharini dan Wasekjen PDIP Ahmad Basarah membuat kader banteng di Aceh antusias mendengarkan paparan Risma.

Basarah yang juga berperan sebagai moderator saat sesi pemaparan Risma sampai kewalahan dengan banyaknya yang ingin bertanya kepada Risma. Pertanyaan yang diajukan mulai dari soal urusan domestik atau Risma sebagai ibu rumah tangga hingga perannya sebagai pejabat publik.
 
"Saya tiap pagi masih menyiapkan baju dan sepatu suami saya. Malam saya masih cek. Besok ada apa. Tapi memang sering saya pulang, suami sudah tidur. Saat saya disumpah jadi walikota, saya diminta mendahulukan kepentingan masyarakat. Jadi itu yang saya dahulukan," katanya dalam rapat kerja daerah DPD PDI Perjuangan Aceh di Banda Aceh (Sabtu, 6/8).


 
Dalam pemaparannya, Risma berusaha membangun optimisme agar struktur PDIP di Aceh untuk percaya diri dan bersemangat memenangkan pilkada 2017 termasuk tips dan resep melawan money politics. Bahkan Risma mengatakan dirinya siap tampil sebagai juru kampanye di pilkada Aceh tahun depan, bila diminta dan ada surat permintaan resmi sehingga dirinya bisa mengajukan izin ke Gubernur Jawa Timur.
 
Secara khusus, Risma menceritakan kaitan dirinya dengan dua organisasi Islam terbesar, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.
 
"Saya ini cucuny pendiri NU. Tapi saya sekolahnya di Muhammadiyah. Saya itu jadinya campuran," kata Risma sambil tersenyum.
 
Sementara, berbicara sebelum Risma, Baskara menjelaskan posisi ideologis Bung Karno dalam perjuangan nilai partai PDIP.‎ Dia juga banyak mengungkap sejarah Bung Karno saat persiapan kemerdekaan dan kaitannya dengan sejumlah tokoh asal Aceh.
 
Usai berbicara, Risma dan Baskara jadi sasaran untuk diajak berfoto. Risma dengan sabar melayani permintaan itu. Tapi dia juga menyampaikan celetukan kepada kader yang antri untuk berfoto.
 
"Yang saya sampaikan dilaksanakan lo. Jangan sampai tidak. Malu kita. Masak gak dapat kursi di Aceh," demikian Risma. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya