Berita

Hendardi/Net

Politik

Setara Institute: Jadikan Haris Azhar Narasumber Pembenahan Internal Polri

JUMAT, 05 AGUSTUS 2016 | 16:38 WIB | LAPORAN:

Testimoni Freddy Budiman yang disampaikan Koordinator Kontras, Haris Azhar seyogyanya dijadikan momentum pembenahan internal Polri. Hal ini sesuai dengan instruksi Presiden Jokowi

"Saya kira mendorong ini anjuran presiden, dituntaskan, gunakan Haris sebagai narasumber. Saya imbau mendorong untuk itu, saya akan coba berhubungan dengan Mabes Polri untuk menyelesaikan ini," kata Ketua Setara Institute Hendardi saat dihubungi di Jakarta, Jumat (5/8).

Hendardi menambahkan, baik kepolisian maupun Haris dan publik sama-sama ingin peredaran narkoba diberantas dan adanya aparat penegak hukum yang bersih.


"Apa yang dinyatakan Haris itu kan bukan pernyatan dia, itu pernyataan Freddy kepada Haris, dia menyampaikan ke publik, bukan pernyatan Haris sendiri," tuturnya.

Menurut dia, instruksi Presiden itu hal yang baik untuk ditindaklanjuti mengingat adanya oknum kepolisian yang pernah terlibat kasus Freddy Budiman, yaitu anggota Polda Metro Jaya Aipda Sugito dan Bripka Bahri Afrianto. Kini kedua polisi itu sudah dipecat dari Mabes Polri.

"Karena itu kan hal-hal semacam itu yang ditelusuri, bukan sekedar Haris yang diusut. Sebaiknya dilihat suatu fakta, jangan kita cepat marah menyalahkan Haris," jelasnya.

Ia berkeyakinan Polri akan bijak menindak kasus semacam ini.

"Bukan malah berantas, padahal maksudnya sama (memberantas peredaran narkoba). Kita ingin penegakan hukum bersih, pak Kapolri Jenderal Tito saya rasa cermin antitesa konservatif polisi, banyak harapan di dia," tandasnya.[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya