Berita

Rizal Ramli/net

Relawan Jokowi Dorong Rizal Ramli Ikut Pilkada Jakarta

KAMIS, 28 JULI 2016 | 21:47 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Dukungan agar Rizal Ramli mengikuti pemilihan kepala daerah mulai bergulir setelah Rizal Ramli didepak dari Kabinet Kerja.

Jaringan Nasional Indonesia Baru (JNIB) yang salah satu relawan Jokowi pada Pilres 2014 lalu, termasuk yang  menjagokan Rizal sebagai calon gubenur DKI Jakarta.

Menurut Ketua JNIB Wignyo, Rizal memiliki peluang besar ditarungkan dengan petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Keduanya memiliki karakter yang berbeda. Ahok suka menggusur warga miskin dan membela pengembang nakal, sementara Rizal tidak suka menggusur rakyat miskin dan memberikan kesempatan usaha kepada pengembang sesuai regulasi.


Dari segi keberpihakan kepada bangsa, Rizal sudah terbukti. Dia mampu menolak perpanjangan kontrak PT Freeport dan meluruskan beberapa kontrak karya sektor migas yang merugikan negara.

"Nasionalisme Rizal tak bisa diragukan lagi. Ia pro Nawacita ketimbang ekonomi liberal. Ahok malah menghancurkan Nawacita dengan cara melakukan penggusuran secara masif terhadap warga negara melalui penggusuran," ujarnya.

Selain itu, Ahok juga punya urusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mulai dari isu dana penggusuran, pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras, pembelian tanah di Tjengkareng, isu korupsi TransJakarta, reklamasi pulau di teluk Jakarta.

Sementara Rizal Ramli, dikenal sebagai tokoh yang bersih dari kasus korupsi.

"Parpol beruntung jika melirik Rizal Ramli sebagai salah satu kandidat DKI Jakarta 1 dilawankan dengan Ahok. JNIB akan melakukan upaya dan meyakinkan parpol agar Rizal Ramli dapat diterima," demikian Wignyo. [dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya