Berita

Sofyan Djalil:net

Wawancara

WAWANCARA

Sofyan Djalil: Saya Sepakat, Kartu Rastra Jangan Diberlakukan Di Seluruh Indonesia Dulu

MINGGU, 24 JULI 2016 | 09:23 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Beras Sejahtera (rastra) yang sebelumnya bernama raskin akan mengalami perubahan skema penyaluran. Dari beras menjadi kartu. Melalui kartu tersebut, pemerintah mengganti beras dengan mengirimkan dana cash, namun peruntukannya tetap untuk membeli beras.

"Sehingga mereka akan beli beras yang mereka inginkan. Dan itu akan mengurangi inefesiensi dalam penyaluran," ungkap Sofyan Djalil, Menteri Perencana Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Bapenas di Jakarta. Berikut penjelasan Menteri Sofyan Djalil selengkapnya;

Pendistribusian rastra nantinya akan diubah melalui kartu, lantas bagaimana me­kanisme penyalurannya?
Iya, jadi nanti (penyaluran) rastra itu kita akan tes dulu. Uji coba di beberapa kota dengan pendekatan transfer.

Iya, jadi nanti (penyaluran) rastra itu kita akan tes dulu. Uji coba di beberapa kota dengan pendekatan transfer.

Kenapa diubah skemanya dari beras ke transfer?
Karena selama ini banyak masalah dalam penyaluran di daerah, yang tidak disediakan dana untuk transfer sampai titik pembagian.

Transfernya ke rekening atau bagaimana?

Kita uji coba dulu untuk menggunakan kartu.

Kartu apa itu?
Misalnya di Jakarta, kan orang-orang miskin di Jakarta sudah pu­nya kartu semua. Jadi uangnya kita transfer (ke kartu).

Yakin nantinya mekanisme bisa diberlakukan di seluruh Indonesia?

Saya sepakat jangan kita per­lakukan di seluruh Indonesia juga seperti itu. Barangkali daerah-daerah yang tidak punya apa itu (kartu), barangkali harus kita pikirkan berbeda.

Jadi berapa banyak kota yang akan memakai sistem transfer?

Untuk pertama ini, ada 10 kota itu bisa.

Kapan mulai berjalan?
Sedang mulai didesain seka­rang. Sedang diskusi, bermacam-macam.

Apa berjalan pada tahun ini?
Iya tahun ini.

Oh ya bagaimana kabarnya Peraturan Pemerintah (PP) untuk penyusunan pengang­garan kembali ke Bappenas, yang ditargetkan kelar sebe­lum Lebaran, apa sudah beres?
Masih sedang ini, finalisasi. Tapi karena sibuk sekali Pak Menko (Perekonomian) seka­rang ini dengan Undang-Undang Tax Amnesty dan lain-lain, jadi tertunda sedikit.

Kapan itu selesainya?
Targetnya waktu itu satu bu­lan. Tapi karena jadwal Pak Menko, ada rakor (rapat koordi­nasi) tiap hari dari pagi sampai sore gitu lho. Belum lagi rapat-rapat ratas (rapat terbatas) dan lain-lain. Masalah jadwal saja.

Kejar-kejaran dong den­gan Rencana Kebijakan Pemerintah (RKP)?
Oh iya ya, RKP. Tapi RKP kita jalan aja. Kita lihat RKP ini beda sudah dengan RKP tahun-tahun sebelumnya. Nanti Anda lihat waktu kita bahas RKP. Jadi consern-consern misalnya yang selama ini bahwa banyak yang diangkat oleh DPR mu­lai kita perbaiki. Pemerintah juga menyadari, perlu penguatan Bappenas. ***

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya