Berita

net

Bisnis

Anak Muda Harus Punya Jiwa Social Entreprenuership

KAMIS, 21 JULI 2016 | 11:59 WIB | LAPORAN:

Gerakan Anak Muda Punya Usaha (AMPUH) bekerja sama dengan situs media online Opini.id mengadakan diskusi dengan tema 'Social Entreprenuership' di Jakarta pada Rabu kemarin (20/7). Berbagai komunitas anak muda kreatif yang terdiri dari blogger, vlogger, youtuber, dan netizen serta pegiat ekonomi digital dan pelaku social entrepreneur turut serta dalam diskusi yang bertujuan meningkatkan kreatifitas generasi muda Indonesia .

Penggagas Gerakan AMPUH Dimas Oky Nugroho mendorong anak-anak muda Indonesia untuk peduli, berpartisipasi dan berkontribusi untuk pembangunan sosial ekonomi di lingkungannya masing-masing.

"Saat ini kita semua sudah harus bertransformasi tidak hanya memikirkan diri kita sendiri, hanya mementingkan keuntungan atau profit sendiri atau kelompoknya. Dengan social entrepreneurship kita harus mampu bekerja sama melahirkan inisiatif, kreatif dan inovatif tak hanya untuk mendapatkan pemenuhan finansial semata tapi harus diselaraskan dengan pemenuhan sosial dan budaya. Semuanya untuk kesejahteraan sosial bersama dan pemerataan sosial ekonomi," jelasnya kepada redaksi (Kamis, 21/7).


Menurut Dimas, intinya yang harus diperhatikan anak muda dan menjadi tren dunia saat ini dalam kewirausahaan sosial adalah membangun partisipasi, jaringan dan kolaborasi untuk kemenangan dan kesejahteraan bersama.

"Justru sesungguhnya dalam kewirausahaan sosial nilai-nilai Pancasila dan gotong royong dijalankan secara lebih praktis," beber Dimas yang juga direktur Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC).

Senada dengan Dimas, Aryo Moedanton selaku founder Anakmudanet menambahkan bahwa jiwa social entreprenuership harus ditanamkan sejak dini dalam diri anak muda. Sebab, selain berusaha, anak muda harus sensitif akan permasalahan yang ada di dalam masyarakat serta memberikan solusi dengan produk-produk yang dihasilkan.

Aryo juga memotivasi anak muda untuk membuka usaha di bidang digital. Menurutnya, satu-satunya bidang usaha yang tidak akan mati di era modern seperti sekarang ini adalah bisnis digital karena hampir semua transaksi ekonomi sudah dilakukan secara digital.

"Yang diperlukan oleh anak muda hanya menumbuhkan gairah atau passion wirausaha yang tidak gampang menyerah. Jika gagal harus mencoba lagi karena tidak ada pengusaha sukses yang tidak gagal. Dari kegagalan itulah kita belajar dan mengevaluasi diri kita agar tidak mengulangi kesalahan yang sama," jelasnya. [wah] 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya