Berita

Kesehatan

Peraturan Menkes Akan Direvisi Untuk Kembalikan Fungsi BPOM

SELASA, 19 JULI 2016 | 03:17 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Menteri Kesehatan, Nila Moeloek, dianggap cukup berhasil menangani kasus peredaran vaksin palsu yang telah lama beredar di beberapa daerah.

"Sebenarnya ini credit point buat Menkes kita, karena kasus ini sudah lama makanya ya sudah diperbaiki sekarang," kata Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Nasdem, Irma Suryani Chaniago, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (18/7).

Menurut Irma, sesuai dengan kesimpulan rapat Komisi IX DPR pekan lalu, Komisi IX akan melanjutkan pembahasan kasus vaksin palsu ini dengan pembentukan panita kerja (panja) atau panitia khusus (pansus).


"Bisa panja, bisa juga pansus. Kita akan bicarakan secara internal," ujarnya.

Pansus atau panja ini, sambung Irma, tidak akan hanya membahas vaksin palsu tetapi juga akan menyusup antisipasi dan sistem pengawasan obat-obatan.

Nantinya, panitia akan membuat sejumlah rekomendasi. Ada beberapa hal yang menjadi fokus panja atau pansus, termasuk revisi sejumlah Peraturan Menteri Kesehatan terkait pengawasan terhadap peredaran obat-obatan.

"Kalau di Kemenkes ada oknum yang terlibat Kemenkes, masa Kemenkes mau menindak sendiri? Makanya harus dikembalikan ke BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Jadi jangan jeruk makan jeruklah," lontarnya. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya