Berita

khofifah/net

Tiga Panti Psikotik Disiapkan Bagi Pencari Kerja Depresi

MINGGU, 17 JULI 2016 | 04:46 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. tidak semua warga yang mengadu nasib ke kota-kota besar, misalnya Jakarta itu berhasil mendapatkan pekerjaaan yang diinginkan, sehingga mengalami depresi.

"Mereka yang berhasil mendapatkan pekerjaan sesuai keinginan tentu saja bahagia. Namun, bagi mereka yang tidak mendapatkannya dan tidak siap bisa depresi," kata Menteri Sosial Khofifah, Indar Parawansa, dalam keterangan beberapa saat lalu (Miggu. 17/7).

Bagi mereka yang mengalami depresi, kata Mensos, Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyiapkan tiga panti psikotik yang berada di Jakarta dengan kapasitas tampung sebanyak 1000 klien.


"Bagi warga yang tidak mendapatkan kerja yang diinginkan tak sedikit mengalami depresi, maka disiapkan tiga panti psikotik di Jakarta dengan kapasitas 1000 klien, " ucapnya.

 Banyaknya warga mengadu nasib ke kota-kota besar di Indonesia, itu pilihan yang dijamin konstitusi. Namun, mesti dibekali diri dengan berbagai keterampilan agar bisa bersaing di tengah ketatnya lapangan kerja.

Setiap warga negara bisa pergi kemana saja di wilayah NKRI untuk berupaya mewujudkan kebahagiaan dan kesejahteraan. Tapi sudah semestinya memilikli keterampilan," tandasnya. [ysa]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya