Berita

ist

Bisnis

Komoditi Lokal Siap Bersaing Dengan Luar Negeri

JUMAT, 15 JULI 2016 | 00:01 WIB | LAPORAN:

Pertumbuhan bisnis kafe dan restoran yang pesat rupanya belum membawa dampak positif bagi petani sayur dan buah di Indonesia. Hingga kini, komoditi impor masih jadi andalan untuk bahan dasar menu makanan.

Kualitas menjadi alasan utama pengusaha kuliner dalam menyajikan menu untuk untuk konsumennya, padahal kualitas bahan pangan lokal saat ini sudah bisa disejajarkan dengan produk luar negeri. Selain kualitas, harga bahan pangan lokal tentu jauh lebih murah dan mampu menekan anggaran.

"Saat ini komoditi sayur dan buah lokal kita secara kualitas sudah bisa dikatakan sama dengan kualitas impor, bahkan beberapa hotel dan restoran bertaraf internasional telah mejadi pelanggan Paskomnas," kata Hartono selaku CEO PT. Paskomnas kepada redaksi, Kamis (14/7).


Untuk itu, dia berharap semakin banyak pelaku bisnis kuliner dan juga asosiasi yang menaungi pengusaha restoran dapat memberikan dukungan terhadap produk petani lokal. Dengan membeli dan menggunakan bahan baku lokal.

PT. Pasar Komoditi Nasional (Paskomnas) yang menghadirkan kebutuhan sayur mayur dan buah-buahan secara online mengakomodir petani lokal dalam memasarkan hasil tanamnya. Tidak hanya hasil penjualan yang dapat dirasakan oleh petani secara langsung, perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan jaringan pasar induk ini juga mempersiapkan petani Indonesia untuk menghadapi pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Di mana persaingan usaha pada berbagai sektor akan semakin ketat nantinya.

"Paskomnas berupaya melakukan pelatihan, pendampingan, penguatan jaringan penjualan yang lebih luas bagi para petani, agar mampu bersaing dengan pasar internasional," demikian Hartono. [wah]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya