Berita

tjahjo kumolo/net

Politik

Tjahjo Kumolo Layak Gantikan Jokowi

SENIN, 11 JULI 2016 | 11:25 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sikap Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang bersedia meminta maaf atas terjadinya "horor" mudik lebaran 2016 patut diapresiasi.

Sikap tersebut membuktikan jiwa kenegarawanan Tjahjo Kumolo jauh melampui Presiden Jokowi dan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan.

"Padahal soal mudik bukanlah domain dari Kemendagri, tetapi tanggung jawab Kemenhub dan juga Presiden Jokowi sebagai kepala pemerintahan. Namun saat berita horor mudik mulai meluas, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan maupun Presiden Jokowi tampak terlalu sombong untuk meminta maaf," ujar Sekretaris Jenderal Himpunan Masyarakat Untuk Kemanusiaan dan Keadilan (HUMANIKA) Sya'roni kepada redaksi, Senin (11/7).


Bukan meminta maaf, Presiden Jokowi malah menyalahkan pemerintahan sebelumnya yang dianggap terlambat menuntaskan infrastruktur. Demikian juga Menteri Perhubungan Ignasius Jonan yang menolak pemberitaan jika horor mudik terjadi karena kelelahan di tol.

"Sikap bebal Presiden Jokowi dan Menhub Ignasius Jonan membuktikan bahwa keduanya tidak layak disebut sebagai negarawan. Sama sekali tidak terlontar penyesalan meskipun gagal memberikan pelayanan terbaik untuk rakyat," kata Sya'roni.

Karenanya, kata Sya'roni lagi, tidak berlebihan jika Tjahjo Kumolo layak digadang untuk menggantikan posisi Jokowi. Rakyat yang sudah terlanjur kecewa mulai terobati dengan permintaan maaf Mendagri Tjahjo Kumolo.

"Presiden Jokowi dan Menhub Ignasius Jonan jika tidak segera meminta maaf sebaiknya segera mengundurkan diri saja," tukas Sya'roni.[ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya