Berita

ilustrasi/net

Kualitas Mudik Era Jokowi Lebih Baik Ketimbang Zaman SBY dan Mega

SENIN, 04 JULI 2016 | 22:20 WIB | LAPORAN:

Peningkatan jumlah pemudik menjelang Idul Fitri 1437 H bisa diartikan meningkatnya perekonomian Indonesia. Intensitas mudik secara kualitas dan kuantitas di era Presiden Jokowi ini juga lebih baik dari era sebelumnya.

"Kami mencatat bahwa mudik kali ini secara kualitas lebih baik dari era pemerintahan SBY dan Megawati Soekarnoputri," jelas Analis Politik & HAM Labor Institute Indonesia, Andi William Sinaga dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, Senin malam (4/7).

Hingga memasuki H-2 Lebaran, intensitas pemudik meningkat tajam, baik yang menggunakan kendaraan umum, pribadi, kapal laut dan pesawat udara.


Andi menilai, banyaknya pemudik lantaran Presiden Jokowi telah melakukan perubahan besar-besaran disisi infrastruktur jalan, terutama penambahan ruas jalan tol.

"Belum lagi perubahan yang cukup signifikan dari prasarana dan sarana mudik seperti kemdaraan pengangkut mudik,stasiun kereta, terminal moda transportasi darat dan terminal udara juga sudah semakin lebih baik, tertata rapi, dan lebih manusiawi," lanjutnya.

Andi menambahkan, kelemahan seperti macet di sekitar jalur mudik di Pantura dan jalur lain adalah hal yang lumrah dikarenakan intensitas pemudik yang cukup besar.

"Tinggal bagaimana pemerintah memikirkan manajemen pengaturan mudik di tahun mendatang,seperti pemisahaan jadwal mudik berdasarkan kendaraan seperti pemisahan mudik dengan menggunakan kendaraan umum dan kendaraan pribadi jga bsa di uji coba. Selain itu pembukaan jalur-jalur alternatif yang rawan macet seperti Pantura perlu dipikirkan," tandasnya. [sam]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya