Berita

ignasius jonan/net

Nusantara

Banyak TKI Mudik Ilegal, Jonan Tinjau Pelabuhan Malaysia

SENIN, 04 JULI 2016 | 18:40 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan, bersama Menko Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli, meninjau kegiatan mudik warga Indonesia di Pelabuhan Kukup Johor dan Pelabuhan Stulang Laut, Johor Bahru, Malaysia, Senin (4/7).

Salah satu agenda penting dari peninjauan tersebut adalah untuk menggali masukan dalam mencari jalan keluar terkait banyaknya kapal illegal yang mengangkut TKI dari Malaysia ke sejumlah daerah di Indonesia. Demikian diinformasikan Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub RI.

Diperkirakan hingga besok, sekitar 2.000 WNI yang tinggal atau bekerja di Malaysia akan kembali ke Tanah Air melalui pelabuhan-pelabuhan laut antar bangsa di Malaysia. Sayangnya, cukup banyak mereka kembali dengan menggunakan kapal ilegal demi menghindari pemeriksaan dokumen keimigrasian


Jonan menjelaskan, pengoperasian kapal-kapal illegal itu sangat berisiko dan telah banyak memakan korban jiwa dari para tenaga kerja Indonesia (TKI). Hal itu tidak bisa dibiarkan terus terulang.

Ia mengaku selama ini belum ada menteri yang memperhatikan hal tersebut. Karena itu Jonan mengingatkan agar WNI, khususnya TKI, menggunakan transportasi yang legal untuk menjamin keselamatannya.

Terkait dengan status ilegal yang menyebabkan banyak TKI di Malaysia mudik melalui pelabuhan tidak resmi dan kapal tidak resmi, Jonan berharap Menakertrans, Menlu, dan Menkum HAM mencari solusi terbaik. Jonan juga akan melaporkan hasil kunjungan tersebut ke Presiden Joko Widodo.

Statistik penumpang dalam kurun waktu tujuh tahun terakhir (2009-2015) menunjukan adanya peningkatan di mana sebanyak 824.889 WNI kembali ke Batam menggunakan jasa angkutan laut dari Terminal Feri Kukup Johor.

Hal yang sama juga terjadi di Pelabuhan Stulang, yang dalam kurun waktu enam tahun terakhir (2010-2015), juga menunjukan peningkatan penumpang yang masuk ke Johor ataupun keluar ke Batam.

Selain pelabuhan laut di Johor Bahru, terdapat Pelabuhan Klang (Port Klang) yang berjarak 45 kilometer dari Kuala Lumpur dan Port Dickson yang berjarak 90,2 kilometer dari kota yang sama yang melayani rute Malaysia-Indonesia. Kedua pelabuhan ini juga menjadi pelabuhan pilihan para WNI untuk mudik. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya