Berita

net

Dunia

BOM BAGHDAD

Update: Jumlah Korban Tewas Minimal 125 Orang, Termasuk 25 Anak-anak

SENIN, 04 JULI 2016 | 12:15 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Jumlah korban tewas akibat serangan bom bunuh diri di kawasan Karrada, Baghdad, ibu kota Irak, bertambah menjadi sedikitnya 125 orang, termasuk 25 anak-anak dan 20 orang wanita.

Jumlah korban diperkirakan akan terus bertambah karena masih ada lebih dari 150 orang yang luka berat dan kritis akibat serangan bom bunuh diri yang diklaim oleh kelompok teroris ISIS itu.

Ledakan terjadi Sabtu malam (2/7) ketika ratusan warga Baghdad berkumpul bersama keluarganya setelah mereka berbuka puasa. Di antara warga yang berkumpul sedang berbelanja dan menonton pertandingan sepak bola.


Bom berasal dari truk yang menabrak bangunan kedai kopi, toko dan gym. ISIS langsung mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Serangan itu adalah yang kesekian kalinya dilakukan kelompok itu selama bulan suci Ramadhan di beberapa negara. Serangan itu juga dikaitkan dengan kekalahan ISIS di Fallujah oleh pasukan militer Irak.

Sehari sebelumnya, pada Jumat malam, terjadi penyanderaan dan pembantaian di sebuah kafe di Dhaka, Bangladesh, yang diklaim juga oleh ISIS. Sebanyak 28 orang tewas dibantai hanya karena mereka berbeda keyakinan dengan kelompok itu.

ISIS mengaku bertanggung jawab atas aksi itu, namun pemerintah Bangladesh membantah keras ada keberadaan ISIS di negaranya.
 
Tak hanya itu, pada Minggu kemarin, bom kedua meledak di Baghdad, tepatnya di kawasan pasar Shaab di tenggara Baghdad, menewaskan satu orang dan melukai lima orang lainnya.

Karrada dan Shaab adalah wilayah yang didominasi warga Islam Syiah.

"Tindakan ini pembunuhan massal yang kembali jadi contoh penghinaan ISIS untuk kehidupan manusia," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, John Kirby, dikutip dari CNN.

"Dari Bagdad ke Istanbul, Brussels, Dhaka, dan Paris, teroris membunuh orang yang tidak bersalah untuk menarik perhatian dan merekrut. Mereka tidak akan berhasil," tambahnya. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

UPDATE

Corak Kita di Mata Marx

Kamis, 29 Januari 2026 | 06:01

Hoaks Tersangka Putriana Dakka Dilaporkan ke Divisi Propam Mabes

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:55

Pelukan Perkara Es Jadul

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:29

Eggi Sudjana: Roy Suryo Belagu, Sok Merasa Hebat

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:12

Sekda Jateng Turun Tangan Cari Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:00

Polisi Pastikan Seluruh Karyawan Pabrik Swallow Medan Selamat

Kamis, 29 Januari 2026 | 04:31

Mengenal Luluk Hariadi, Tersangka Korupsi Pengadaan Baju Ansor Rp1,2 Miliar

Kamis, 29 Januari 2026 | 04:17

Tanggung, Eggi-Damai Lubis Harusnya Gabung Jokowi Sekalian

Kamis, 29 Januari 2026 | 04:11

Eggi Sudjana: Tak Benar Saya Terima Rp100 Miliar

Kamis, 29 Januari 2026 | 03:40

Hukum Berat Oknum Polisi-TNI yang Tuduh Penjual Es Gabus Jual Produk Berbahan Spons

Kamis, 29 Januari 2026 | 03:08

Selengkapnya