Berita

foto :net

Bisnis

Kemenhub Belum Tahu Penyebab Pemudik Moda Darat Menurun

MINGGU, 03 JULI 2016 | 10:49 WIB | LAPORAN:

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menyatakan bahwa pertama kali dalam sejarah operasi angkutan lebaran di Indonesia, jumlah pemudik via pesawat udara paling tinggi dibanding moda transportasi lainnya.

Kemenhub, kata Jonan, memprediksi jumlah penumpang angkutan udara naik 7,6 persen yaitu 4.648.047 juta orang dibanding tahun sebelumnya sebanyak 4.319.134 juta penumpang.

Menurut Jonan, kenaikan jumlah penumpang pada moda angkutan udara tersebut gambaran bahwa masyarakat mulai menghargai waktu dan memiliki daya beli yang lebih baik.


"Selain itu, dengan pengembangan kapasitas dan pelayanan di bandara yang selama ini dilakukan, standar pelayanannya semakin membaik, navigasi semakin baik, penerbangannya semakin disiplin sehingga semakin naik penumpangnya," jelas Jonan mengutip siaran pers dari Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Minggu (3/7).

Jonan mencontohkan, untuk di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, jumlah penumpang pada tujuh hari pertama masa angkutan lebaran 2016 (24 -30 Juni 2016) sudah mencapai 15 persen dan di Bandara Pangkalan Bun kenaikan sebanyak 10 persen.

"Ini sesuai dengan prediksi pemerintah. Indonesia kan negara kepulauan, kalau jaraknya jauh ya masyarakat itu naik pesawat udara, kalau barang lewat tol laut," terangnya.

Untuk ke depannya, Jonan optimis pertumbuhan udara akan semakin pesat. Oleh karena itu, ia berpesan agar operator penerbangan untuk lebih disiplin dan regulator juga harus tegas.

Prediksi kenaikan jumlah penumpang juga terjadi di moda penyeberangan, laut, dan kereta api. Untuk moda penyeberangan naik sebesar 3,5 persen atau 3.698.042 penumpang. Banding dengan tahun 2015 lalu yang berkisar 3.572.103 penumpang.

Untuk moda kereta api, Kemenhub memperkirakan ada kenaikan 4,63 persen menjadi 4.113.867 penumpang dari 3.931.712 penumpang pada tahun sebelumnya.

Selanjutnya moda laut juga diperkirakan mengalami kenaikan jumlah penumpang sebanyak tiga persen menjadi 910.191 penumpang dari 883.681 penumpang pada masa angkutan lebaran 2015.

Namun untuk moda jalan, Jonan menjelaskan justru mengalami penurunan 7,87 persen menjadi 4.328.337 penumpang dari 4.697.945 pada tahun sebelumnya.

Untuk faktor turunnya penumpang moda jalan belum diketahui pasti. Meski demikian, Jonan meminta agar angkutan bus tersebut harus senantiasa memperbaiki diri.[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya